TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Evakuasi Warga saat Banjir, Prajurit TNI di Perbatasan Dapati Senpi Rakitan

Menindak lanjuti temuan tersebut, anggota TNI lantas melakukan anjang sana ke kediaman warga yang terkena banjir, termasuk ke rumah Rahmad.

Evakuasi Warga saat Banjir, Prajurit TNI di Perbatasan Dapati Senpi Rakitan
HO - Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN)
Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif 611/Awang Long (Awl) kembali menerima senjata api (senpi) rakitan jenis penabur, yang diserahkan oleh warga desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara, kepada anggota TNI di Pos Perwakilan SSK IV Mansalong, Selasa (23/5/2017). 

NUNUKAN - Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif 611/Awang Long (Awl) kembali menerima senjata api (senpi) rakitan jenis penabur, yang diserahkan oleh warga desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara, kepada anggota TNI di Pos Perwakilan SSK IV Mansalong, Selasa (23/5/2017).

Kembali diserahkannya senpi rakitan tersebut berawal dari anggota TNI yang melakukan bakti sosial, membantu evakuasi warga yang terkena musibah banjir karena meluapnya sungai Sembakung, pada Jumat (19/5) silam.

Saat itu anggota tengah memindahkan barang-barang milik Rahmad (34) ke tempat aman agar tidak terendam air. Lalu anggota dapati kotak panjang yang isinya alat berburu, termasuk terdapat senpi rakitan di dalamnya.

"Awalnya anggota kami melakukan bakti sosial, membantu warga yang terkena banjir.

Saat itulah ada anggota yang melihat senpi diantara barang-barang milik pak Rahmad," tutur Dansatgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif 611/Awl, Letkol Inf Sigit Hengki Purwanto, melalui rilis Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Selasa (23/5/2017).

Baca: Simariadi Serahkan Senpi pada Anggota TNI sebagai Kenang-kenangan

Baca: Sempat Tak Mengaku, Akhirnya Warga Luluh dan Serahkan Senpinya Ke TNI

Menindaklanjuti temuan tersebut, anggota TNI lantas melakukan anjang sana ke kediaman warga yang terkena banjir, termasuk ke rumah Rahmad.

Saat itulah anggota menjelaskan tentang aturan kepemilikan senpi, yang tidak sembarang orang dapat miliki.

"Setelah di jelaskan, ternyata pak Rahmad selama ini memang mau menyerahkan senpi itu ke anggota, karena banyak anggota keluarganya yang tinggal di rumahnya, dia takut jadi mainan anak-anak yang dapat membahayakan orang," tuturnya.

Dan, akhirnya sekitar pukul 16.00 wita tadi (23/5), Rahmad datang ke pos Perwakilan SSK IV Mansalong, dengan membawa senpi rakitan miliknya, guna diserahkan ke anggota TNI. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help