TribunKaltim/

Berita Pemkab Kutai Timur

Agar Traveler Terus Berdatangan, Sektor Wisata Kutim Harus Beri Kesan Mendalam

Bahkan, Ismunandar berencana menambahkan wisata di bidang pertanian dan perkebunan.

Agar Traveler Terus Berdatangan, Sektor Wisata Kutim Harus Beri Kesan Mendalam
HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Bupati Ismunandar dan istri Wakil Ketua DPRD Kutim Bunda Encek Firgasih beserta kepala OPD berkesempatan mengunjungi sarana wisata sumber air panas. 

SANGATTA - Konsep, program, dan gagasan untuk memajukan sektor pariwisata di Kutai Timur terus digencarkan oleh Bupati Kutai Timur H Ir Ismunandar, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang ST MM, dan Wakil Ketua DPRD Kutim Bunda Hj Encek UR Firgasih, SH.

Satu di antaranya dengan kegiatan Lokakarya Pariwisata Reeksplorasi dan Promosi Potensi Destinasi Wisata Kutim di aula Hotel Mesra Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, yang berlangsung selama dua hari,  Sabtu dan Minggu (20-21/5).

Melalui realisasi di sektor wisata yang juga program kerja pemkab Kutim, DPRD Kutim turut melibatkan peran aktif para camat dan kepala desa yang wilayahnya memiliki potensi wisata.

Semisal pemandian air hangat Kecamatan Karangan, Wehea (hutan wisata), Karst, dan potensi wisata lainnya secara bertahap akan dipromosikan.

Selain pemaparan soal pariwisata di wilayah Kutim, juga digelar dialog interaktif antara para peserta dengan pemangku kebijakan daerah, yakni,  Bupati Kutim H Ismunandar MT, staff ahli H Abdul Muthalib, Wakil Ketua DPRD Kutim Bunda Hj Encek UR Firgasih SH, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim Syafruddin Pernyata.

Bupati Kutim dalam sambutannya mengatakan sektor wisata di Kutim masih bernuansa keaslian alamnya.

Tidak hanya potensi wisata alamnya saja, bidang ekonomi kemasyarakatannya pun, termasuk hasil kerajinan dan keterampilan lokal plus kuliner khas Kutim bisa dikembangkan dalam industri pariwisata.

"Jadi yang perlu kita upayakan, adalah bagaimana caranya, siapapun yang berkunjung ke Kutim, baik wisatawan lokal maupun mancanegara sangat terkesan dan terkenang saat menginjakkan kakinya di tanah Kutim. Sehingga wisatawan dapat terus berkunjung," kata Ismunandar.

Bahkan, Ismunandar berencana menambahkan wisata di bidang pertanian dan perkebunan. Termasuk wisata mangrove yang bisa menjadi kawasan wisata sekaligus pendidikan. Selain mengandalkan wisata rekreasi dan wisata alam yang sudah ada.

Senada, Wakil Ketua DPRD Kutim Bunda Hj Encek UR Firgasih, SH menegaskan adanya program lokakarya sektor wisata merupakan wujud sinerginitas antara DPRD dan Pemkab Kutim, yang turut didukung oleh pihak Dinas Pariwisata Pemprov Kaltim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Syafruddin Pernyata mengatakan beragam potensi wisata patut terus dikembangkan melalui berbagai promosi.

"Program pengembangan pariwisata seharusnya didukung oleh Dinas Pariwisata setempat. Sangat disayangkan apabila wisata tidak terkelola dengan baik," ujar Syafruddin.

Kegiatan Lokakarya juga dilanjutkan dengan kunjungan ke salah satu lokasi wisata laut di Pulau Miang, Kecamatan Sangkulirang.

Bupati Ismunandar dan rombongan diajak menumpang KAL Kudungga menyusuri perairan Sangkulirang yang kaya akan spot wisata. (advertorial/hms12)

Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help