TribunKaltim/

Mudik Lebaran

Rawan Kecelakaan, Rp 36 Miliar Dianggarkan untuk Perbaikan Jalan Samarinda-Bontang-Sangatta

"Untuk Samarinda-Bontang-Sangatta, keseluruhan ruas jalan itu 164 km. Progress perbaikan jalan, ditangani sesuai dana yang ada, sekitar Rp 36 miliar.

Rawan Kecelakaan, Rp 36 Miliar Dianggarkan untuk Perbaikan Jalan Samarinda-Bontang-Sangatta
tribunkaltim.co/christoper desmawangga
Ilustrasi - Diduga sopir mengantuk, menyebabkan terjadinya kecelakaan tunggal di jalan poros Samarinda-Bontang, Jumat (28/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perbaikan ruas jalan Samarinda-Bontang-Sangatta menurut Nuryani, PPK Bina Marga Dinas PU Kaltim, masih proses perbaikan hingga kini.

Sebagai informasi, data Dishub Kaltim, ruas jalan Samarinda-Bontang-Sanggata termasuk ruas jalan dengan tingkat rawan kecelakaan cukup tinggi. Ada 27 titik rawan kecelakaan.

"Untuk Samarinda-Bontang-Sangatta, keseluruhan ruas jalan itu 164 km. Progress perbaikan jalan, ditangani sesuai dana yang ada, sekitar Rp 36 miliar tahun ini," ujarnya.

Proses perbaikan ini, disebut Nuryani masih belum terlalu signifikan, akibat penandatanganan kontrak pekerjaan yang baru selesai dilakukan pada 25 April lalu.

"Pada 25 April lalu baru dikontrak untuk pengerjaannya. Saat ini masih proses mobilisasi, masih merayap sekali (sedikit) pengerjaannya. Proses mobilisasi sekitar 60 hari usai 25 April. Jadi, mobilisasi masih belum selesai," katanya.

Baca: Pelabuhan Semayang Mirip Bandara, Mudik Lebaran Ini Pelni Jamin Harga Tiket Tetap

Prioritas penanganan, dibagi atas berbagai kategori. Sesuai dana yang ada, yakni penanganan rekonstruksi, rehab mayor, dan perawatan rutin.

Misalnya di Bontang, ada rekonstruksi sekitar 1,8 km, kemudian ada rehabilitasi jalan sekitar 1 km. Sisanya, perawatan untuk keseluruhan ruas jalan Samarinda-Bontang-Sangatta.

Lebih lanjut, untuk penanganan jalan rusak di ruas-ruas lain, saat ini sudah dikomunikasikan dengan pihak Polda.

Sudah ada turun dari Dirlantas Polda untuk investigasi jalan rusak. Datanya ada dengan Polda. Itu data hasil survei bersama.

Sementara itu, untuk ruas jalan lainnya, hingga kini masih menunggu kucuran dana dari APBN.

"Sementara ini, baru Rp 36 miliar yang ada untuk ruas Samarinda-Bontang-Sangatta. Dana untuk jalan-jalan nasional lainnya semuanya bersumber dari APBN, dalam hal ini Kementerian PU," ujarnya. (*)

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help