TribunKaltim/

Liga Champions

Cristiano Ronaldo dan Ramalan Cardiff 2004 di Final Liga Champions

"Ronaldo luar biasa. Kami harus menjaga dia di jalur yang benar agar menjadi pesepak bola hebat," ucap Ferguson.

Cristiano Ronaldo dan Ramalan Cardiff 2004 di Final Liga Champions
ADRIAN DENNIS/AFP
Cristiano Ronaldo (kiri) merayakan golnya untuk Manchester United saat melawan Millwall pada final Piala FA di Stadion Millenium, Cardiff, 22 Mei 2004. 

TRIBUNKALTIM.CO -- "Performa luar biasa dari Cristiano Ronaldo. Dia berada di seluruh area, memeragakan kecepatan, tipu daya, dan sudah sepantasnya mencetak gol."

Kalimat tersebut merupakan deskripsi yang diberikan BBC untuk penampilan Ronaldo pada final Piala FA 2004.

Dalam laga yang digelar di Stadion Millenium, Cardiff, Manchester United menang 3-0 atas Millwall. Nistelrooy mengambil predikat protagonis utama dengan sumbangan dua gol.

Hanya, berkat Ronaldo, tim beralias Setan Merah membuka skor dan melebarkan jalan ke podium juara. Sosok asal Portugal itu juga dianggap memberikan aksi olah bola menawan sekaligus memorak-perandakan pertahanan Millwall.

Atas dasar itu, BBC memberikan rapor sembilan dari skala sepuluh buat Ronaldo. Dia mengungguli Nistelrooy dan Giggs yang masing-masing mendapatkan nilai delapan.

Perhitungan tersebut terkonfirmasi secara verbal melalui pujian Manajer Sir Alex Ferguson dan salah satu pemain senior, Gary Neville.

"Ronaldo luar biasa. Kami harus menjaga dia di jalur yang benar agar menjadi pesepak bola hebat," ucap Ferguson.

Adapun Neville mengatakan, "Ryan Giggs dan Ruud van Nistelrooy memberikan kontribusi positif buat kami, tetapi Cristiano Ronaldo bermain fantastis. Dia bisa menjadi salah satu pesepak bola top dunia."

Ramalan Neville mendekati jitu. Sulit membantah Ronaldo sebagai salah satu pesepak bola terbaik, kalau tidak bisa disebut terbaik, saat ini.

Tiga gelar Liga Champions dan empat penghargaan Ballon d'Or menjadi bukti sahih atas kualitas pria kelahiran Maldeira 32 tahun itu. Hanya, alfa dari karier gemilang Ronaldo tetaplah Cardiff 2004.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help