TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Dapat Pencerahan Aturan Disela Pemeriksaan Medis, Antok Serahkan Senpi Penabur

Disela pemeriksaan itu, prajurit TNI juga memberikan pemahaman terhadap yang bersangkutan mengenai aturan kepemilikan senpi.

Dapat Pencerahan Aturan Disela Pemeriksaan Medis, Antok Serahkan Senpi Penabur
HO - Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN).
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl) kembali mengamankan senjata api (senpi) rakitan jenis penabur yang diserahkan secara sukarela oleh warga di desa Salang, kecamatan Tulin Onsoi, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (7/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl) kembali mengamankan senjata api (senpi) rakitan jenis penabur yang diserahkan secara sukarela oleh warga di desa Salang, Kecamatan Tulin Onsoi, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada Selasa (6/6/2017).

Senpi tersebut diserahkan bermula saat anak dari Antok (48) mengalami sakit demam. Karena tak kunjung sembuh selama dua hari menderita sakit itu, Antok lantas datang ke pos Salang untuk meminta obat kepada prajurit di sana.

Tak hanya memberikan obat, namun prajurit di pos itu juga datang ke rumah yang bersangkutan untuk memeriksakan kondisi anaknya.

Setelah diberi obat penurun demam dan antibiotik. Antok menjelaskan, kalau dirinya selama ini memiliki senpi yang telah lama tidak digunakannya dan tersimpan di dapur rumahnnya.

"Antara prajurit di sana dengan pak Antok ini sudah cukup akrab, karena selama ini anggota sering bertemu dengan pak Antok di masjid saat menjalankan shalat tarawih," tutur Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awl, Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto, Rabu (7/6/2017).

Tak hanya sekali prajurit TNI datang ke rumah Antok untuk memeriksa kondisi anaknya. Namun, sempat hingga dua kali datang untuk memeriksa.

Disela pemeriksaan itu, prajurit TNI juga memberikan pemahaman terhadap yang bersangkutan mengenai aturan kepemilikan senpi.

Setelah mendapatkan pemahaman tentang kepemilikan senpi sesuai dengan UU yang berlaku, akhirnya pada Selasa (6/6) sekitar pukul 15.00 Wita, Antok datang ke pos Salang membawa senpi miliknya untuk diserahkan ke prajurit TNI di sana.

"Aktivitas pendekatan dengan warga di pos wilayah masing-masing harus dilakukan. Kalau ada warga yang kesulitan, kita segera akan usakan membantu sebisa kami. Termasuk kalau ada yang sakit, kami miliki obat-obatan yang dapat digunakan warga sesuai dengan kebutuhannya," ucapnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help