TribunKaltim/

Putra Lumbis Ogong Diundang Jadi Narasumber Rapat Terbatas Dewan Ketahanan Nasional

Terkait DOB di perbatasan, Sesjend Wantannas sependapat bahwa pemekaran DOB harus selektif.

Putra Lumbis Ogong Diundang Jadi Narasumber Rapat Terbatas Dewan Ketahanan Nasional
HO
Narasumber Ratas Wantannas (kiri ke kanan) Drs. Syafrisal, M. Sc (Direktur Penataan Daerah/Otda), Prof. Dr. Suprapto Wijoyo, M.Si, (Pengamat Politik dan Pemerintahan Unviersitas Airlangga) Lumbis.S.Sos, (Pemuda Penjaga Perbatasan RI), Prof. Dr. Kausar Ali Saleh, M.Sc (Mantan Dirjen Otda, Sestama Lemhannas), Prof. Dr. Siti Zuhro (LIPI) 

TRIBUNKALTIM.CO - Rapat terbatas Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) mengundang secara khusus Ketua Dewan Pendiri Pemuda Penjaga Perbatasan RI, Lumbis,S.Sos, sebagai narasumber empirik tantang kompleksitas ekososbud di perbatasan negara.

Selain Lumbis yang merupakan putera daerah Lumbis Ogong, Wantanas juga mengundang beberapa narasumher lain.

Di antaranya Syafrisal Direktur Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan (Pakar Otonomi Daerah), Prof. Dr Siti Zuhro (P2P LIPI), Prof. Dr. Ngadisah (IIP), Dr. Robert Endi Jaweng (KPPOD), Dr. Suparto Wijoyo, SH, MH (Pakar dari Universitas Airlangga) Prof. Dr. Kausar Ali Saleh (Pakar OTDA). Dr. Yadi Ruyadi (UPI Bandung), Dr. Leo Agustino (UNTIRTA), dan Lutfi A. Mutty (Anggota DPR Komisi 2 F-Gerindra).

Bertindak sebagai moderator Mayjen TNI Aris Martono Hariyadi dan diikuti puluhan para perwira tinggi dari internal Wantannas, Polhukam, dan Kemenhan.

Ratas diselenggarakan pada 6-8 Juni 2017 yang dibuka langsung oleh Setjen Wantannas Letjen TNI Nugroho Widyotomo pada pukul 08.00 di Hotel Sunluke Sunter Jakarta Utara.

Lumbis menyampaikan presintasi "Urgensi Pemekaran DOB Kabudaya Perbatasan sebagai Pengikat Entitas Wilayah dan Budayauntuk Ketahanan Nasional di Perbatasan Indonesia dengan Sabah Malaysia".

Para narasumber berfoto bersama usai pleno hasil rumusan rapat terbatas wantanas
Para narasumber berfoto bersama usai pleno hasil rumusan rapat terbatas wantanas (HO)

Lumbis menyampaikan presentasi yang dikuatkan dengan fakta-fakta lapangan yang mencengangkan para peserta Ratas Wantanas.

Setelah melihat fakta dan data, Prof. Dr Siti Zuhro (P2P LIPI), Dr. Suparto Wijoyo, SH, MH (Pakar dari Universitas Airlangga) Prof. Dr. Kausar Ali Saleh (Pakar OTDA) sepakat jika DOB itu diberikan kepada wilayah yang sulit dijangkau, rentang kendali pemerintahan yang jauh, khususnya di wilayah perbatasan negara yang menurut pandangan negara penting untuk memperkuat Ketahanan Nasional.

"Dari tadi para pakar melihat Indonesia dari Jakarta, sekarang saya menyampaikan bahan melihat Indonesia dari GP 1 Sungai Pansiangan Lumbis Ogong, dari GP 2 Suangai Agison Tulin Onsoi, dari pinggiran perbatasan, dimana perbatasan negara kerap kali diteriakkan hanya pada "musim" tertentu," ucap Lumbis mengawali presentasinya.

Lebih lanjut Lumbis mengatakan, Pemuda Penjaga Perbatasan RI diinisiasi anak-anak muda perbatasan seluruh Indonesia yang berada di kecamatan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help