TribunKaltim/

Anggota DPRD Kaltim Ini Punya Cita-cita Terlepas dari Persoalan Hukum

Ketua KOMISI I DPRD Provinsi Kaltim Zein Taufiq Nurrohman ternyata punya cita-cita mengakhiri kariernya di dunia politik tidak terseret hukum

Anggota DPRD Kaltim Ini Punya Cita-cita Terlepas dari Persoalan Hukum
Tribun Kaltim/Budhi Hartono
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kaltim bersama tim Litbang KPK usai menggelar pertemuan di DPRD Kaltim 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua KOMISI I DPRD Provinsi Kaltim Zein Taufiq Nurrohman ternyata punya cita-cita mengakhiri kariernya di dunia politik tidak terseret persoalan hukum. Terutama persoalan tindak pidana korupsi yang disebut-sebut rentan di DPRD. Hampir setiap tahun, anggota DPRD terjerat persoalan korupsi.

"KPK melalui Direktorat Balitbangnya melakukan survei integritas. Yang disurvei ada tiga DPRD, Kaltim, Banten dan Sumtera Utara. Cuma hasil survei tadi disampaikan global tidak didetailkan. Tapi kami menyambut baik," ujar anggota Dewan dari Fraksi PAN ini usai memimpin pertemuan dengn Litbang KPK, di lantai 6 Gedung D DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Kamis (15/6/2017).

Berdasarkan hasil survei Litbang KPK, kinerja DPRD Kaltim masih di bawah standar. Hasil survei menyebutkan hanya 71,8 persen. "Masih di bawah nilai standar. Nilai standarnya, 75 persen skornya. Sementara kita hanya 71,8 persen," sebutnya.

Hasil survei ini, akan ditindaklanjuti dalam pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek). "Kan bisanya hanya membahas soal legislasi, budgeting dan pengwasan (controlling). Kalau ada kegiatan lagi, kita ingin tema pencegehan dari KPK," ucapnya.

Usulan ini akan disampaikan ke pimpinan Dewan. Tujuan akhir anggota Dewan adalah lepas dari persoalan hukum. Pencegahan dibidang korupsi, kata Zein, sangat penting dan dibutuhkan bagi anggota Dewan maupun setelah melepas jabatan dari keanggotaan DPRD.

"Karena salah satu cita-cita anggota Dewan itu, lepas dari persoalan hukum. Baik selama menjabat maupun setelah menjabat. Ini cita-cita tertinggi dalam kondisi sekarang ini. Ibaratnya ingin berkarier, tapi mengakhirinya dengan husnul khotimah," tuturnya. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help