TribunKaltim/

Generasi Milenial

Gen Milenial Anggap Orang Kaya Lebih Berkuasa dalam Hubungan Asmara

Psikolog dan penulis buku Elizabeth Lombardo, mengatakan pola pikir generasi milenial tersebut didorong oleh tujuan dan sangat termotivasi oleh uang.

Gen Milenial Anggap Orang Kaya Lebih Berkuasa dalam Hubungan Asmara
thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Orang-orang muda menganggap, memiliki uang banyak berarti menjadi pihak yang punya kuasa lebih besar dalam sebuah hubungan.

Menurut sebuah survei dari U.S Trust, dua dari tiga generasi milenial (usia 21-36 tahun) kaya setuju dengan pernyataan "Siapa yang memiliki uang, punya pengaruh besar dalam hubungan". 

Bila dibandingkan dengan generasi X (berusia di atas 36 tahun), hanya 37 persen yang menganggap uang memegang peranan dalam sebuah hubungan, dan 29 persen dari generasi Baby Boomers (usia di atas 55 tahun).

Psikolog dan penulis buku Elizabeth Lombardo, mengatakan pola pikir generasi milenial tersebut didorong oleh tujuan dan sangat termotivasi oleh uang.

Generasi milenial sering menonton acara televisi seperti keluarga Kardashian yang punya pengaruh besar karena kekayaan yang berlimpah.

Hal ini memengaruhi mereka untuk fokus pada kekayaan dan kekuatan.

“Sehingga dalam sebuah hubungan, individu yang jadi pencari nafkah utama punya pengaruh paling besar dalam menentukan keputusan, ” kata Lombardo seperti dikutip dari Moneyish.

Kaya atau tidak, banyak kaum milenial mengatakan dinamika kekuasaan akibat perbedaan pendapatan dengan pasangan merupakan hal yang nyata.

Tara Gentile (34), yang memiliki bisnis aplikasi rumahan untuk mendukung suaminya yang menjadi bapak rumah tangga merasakan hal serupa.

“Pengalaman saya, memang ada dinamika kekuatan yang harus dikelola, terutama sebagai perempuan pencari nafkah utama,” kata dia.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help