TribunKaltim/

Hendak Meliput Kebakaran, Dua Jurnalis Ditabrak Mobil Pemadam

Saat kendaraan tidak lagi dapat bergerak, tiba-tiba suara sirine mobil pemadam terdengar dari arah belakang.

Hendak Meliput Kebakaran, Dua Jurnalis Ditabrak Mobil Pemadam
TRIBUNKALTIM.CO/CHRISTOPER DESWANGGA
Si jago merah menghanguskan kawasan padat pemukiman di jalan Rawa Sari V, Kelurahan Air Putih, Jumat (16/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dapit Andriyawan (30) hanya bisa menghela nafas panjang ketika sepeda motor yang digunakanya untuk liputan sehari-hari ringsek ditabrak kendaraan tangki pemadam kebakaran milik salah satu LSM relawan di kota Tepian (sebutan Samarinda).

Dapit sendiri merupakan jurnalist televisi swasta nasional, yang saat itu hendak meliput peristiwa kebakaran yang terjadi di jalan Rawa Sari V, yang terjadi sekitar pukul 15.00 Wita, Jumat (16/6/2017).

Saat itu Dapit tidak sendiri, dia berboncengan bersama rekannya bernama Muhammad Amin (29) yang merupakan jurnalist televisi lokal di Samarinda.

Motor bernomor polisi KT 2296 BBY yang digunakan keduanya terjebak macet di sekitar simpang empat Jalan P Suryanata.

Saat kendaraan tidak lagi dapat bergerak, tiba-tiba suara sirine mobil pemadam terdengar dari arah belakang.

Tak lama berselang, bunyi benturan keras terdengar, dimana motor Dapit ditabrak dari belakang oleh mobil tangki pemadam bernomor polisi KT 8463 WC.

"Kalau saya tidak loncat, bisa kena saya, dan motor sempat masuk ke bawah mobil itu, sebelum akhirnya dikeluarkan bersama warga," tutur Amin, Jumat (16/6/2017).

Lanjut Amin menjelaskan, saat itu motor tidak bisa bergeser ke pinggir untuk memberikan jalan kepada mobil tersebut, pasalnya saat itu terjadi kemacetan, yang mengakibatkan kendaraan tidak dapat bergerak.

"Di depan kami macet panjang, tidak bisa gerak. Jadi, kami berhenti di belakang antrean kendaraan yang terjebak macet, tak lama setelah itu kami ditabrak," tuturnya yang setelah kejadian itu tetap melanjutkan liputan.

Beruntung keduanya selamat atas kejadian tersebut. Namun, akibat hantaman mobil pemadam itu, kaki Dapit terkilir dan badan bagian belakang mengalami sakit.

Sementara itu, Dapit sendiri telah melaporkan kejadian itu ke Unit Laka Satlantas Polresta Samarinda. Namun, laporan ditunda, karena kepolisian masih menunggu kedatangan pihak yang diduga menabrak. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help