TribunKaltim/
Home »

Opini

Opini

Motivasi Anak Berpuasa Melalui Cerita

Banyak cara yang dapat dilakukan sebagai upaya motivasi, salah satunya dengan kegiatan bercerita atau berkisah.

Motivasi Anak Berpuasa Melalui Cerita
Tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
Ilustrasi 

Oleh Fransiska
(Pegiat Pendidikan dan Literasi)
mimisiska84@gmail.com

BERPUASA di Bulan Ramadhan bagi anak - anak tidak selamanya berjalan tanpa hambatan. Berbagai tantangan mereka hadapi, seperti rasa lapar, haus, mengantuk, hanya mau bermalas - malasan atau cenderung marah. Untuk itu, orangtua atau orang dewasa perlu memotivasi anak agar dapat berpuasa dengan penuh semangat. Banyak cara yang dapat dilakukan sebagai upaya motivasi, salah satunya dengan kegiatan bercerita atau berkisah.
Dilatarbelakangi oleh hal tersebut pihak LC (Lingkaran Cinta) Entertaint sebagai salah satu Event Organizer di Balikpapan menggandeng Kak Wuntat Wawan Sembodo atau yang akrab dipanggil Kak Wuntat dari Jogjakarta untuk bercerita kepada anak - anak di wilayah Balikpapan Timur. Anak - anak yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah anak usia TK hingga SD. Selain berlaku untuk umum, acara ini juga mengundang secara khusus anak - anak Panti Asuhan Al - Muhajirin Manggar Baru dan SKQ.
Kegiatan cerita bersama Kak Wuntat ini diadakan di Taman Cerdas Manggar, Minggu (28/5) mulai pukul 07.30 Wita. Puluhan anak memadati tempat tersebut. Para ibu mereka pun turut duduk mendengarkan kisah dari Kak Wuntat. Menggunakan pakaian muslim berwarna abu - abu dan berpeci putih, kak Wuntat tampil di hadapan anak-anak yang telah duduk rapi.
Tema cerita yang disampaikan adalah "Anak Sholeh Jago Puasanya!" Dengan gaya khasnya tampilan Kak Wuntat mampu menarik perhatian anak-anak agar fokus mendengarkan tidak berbicara antar teman atau mengobrol. Ada tiga tokoh dalam cerita kali ini yakitu seorang anak kecil bernama Wuntat, temannya Wuntat yang bernama Si Gendut dan Setan Bodong.
Dikisahkan Wuntat adalah seorang anak sholeh yang rajin shalat, mengaji, berdoa dan berpuasa. Rumahnya selalu bersih karena Wuntat anak yang pembersih. Sebelum tidur ia selalu berwudu dan berdoa terlebih dahulu. Sebaliknya Si Gendut, enggan berpuasa karena tidak tahan lapar dan rumahnya tampak kotor. Ternyata Setan Bodong suka menggoda Si Gendut agar jangan berpuasa. Hingga akhirnya Wuntat berhasil menyadarkan Si Gendut.
Kak Wuntat menggunakan cara berkisah yang unik, berbagai suara mampu ditirukannya, seperti suara alat musik, monyet, bayi kucing, petasan, suara horor yang menakutkan dan lainnya. Anak - anak pun dibuat tertawa riang dan kadang menjerit terperanjat namun kembali tertawa terpingkal lagi sembari menggoyangkan badan. Tidak heran apabila tidak hanya anak-anak yang menikmati kegiatan berkisah Kak Wuntat, para ibu yang turut hadir menemani putra - putrinya juga terlihat menikmatinya.
"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memotivasi anak-anak berpuasa. Harapannya sedari dini anak- anak sudah dimotivasi agar gemar berpuasa," kata Ode Asriyanti, Penanggung Jawab acara dari LC Entertaint.
LC Entertaint sendiri sudah sekitar tiga tahun ini menjadi EO berbagai acara seperti outbound, seminar dan kegiatan lainnya. Pada kesempatan di Bulan Ramadhan ini LC Entertaint bersama beberapa donatur tidak melupakan kebutuhan anak - anak dari daerah timur Kota Balikpapan akan kegiatan edukatif.
Selama ini kegiatan edukatif lebih banyak terpusat di daerah perkotaan karena lebih banyak peminatnya. Sementara itu daerah timur yang identik dengan daerah pesisir kurang aktif mengikuti kegiatan edukatif dikarenakan jarak yang lumayan jauh, kurangnya motivasi dari orangtua, tingkat perekonomian yang berbeda dengan keluarga di perkotaan dan kurang menyebarluasnya informasi akan kegiatan edukatif. Diharapkan ke depannya, wilayah timur akan lebih ramai lagi kegiatan bernuansa edukasi dengan kemasan menarik dan donasi yang cukup terjangkau dengan daya dukung keluarga tentunya.
"Menurut saya istilah dongeng sebaiknya diganti dengan kisah atau cerita karena kalau dongeng cenderung pada unsur klenik, khurofat dan lainnya. Kalau di masyarakat disuburkan kegiatan berkisah atau bercerita itu sangat bagus," kata Kak Wuntat. Menurutnya salah satu cara agar kegiatan berkisah atau bercerita dapat tumbuh subur caranya adalah dengan seringnya diadakan pelatihan pencerita sehingga pencerita tidak harus didatangkan dari luar kota.
Menasihati atau memotivasi anak melalui cerita dinilai lebih efektif daripada nasihat secara langsung. Pesan yang ingin disampaikan lebih mudah diserap anak melalui kisah atau cerita karena tidak menggurui dan cara penyampaiannya yang tidak monoton atau kaku. Lebih dari itu ternyata dengan suburnya kegiatan bercerita dapat meningkatkan minat baca anak - anak. Ya, kegiatan bercerita memiliki korelasi dengan literasi. (*)

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help