TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Berawal dari Buka Puasa Bersama, Warga Mengaku Punya Senpi Rakitan

Sambil santap berbuka puasa, Siyunan menceritakan aktivitas sehari-harinya, mulai dari berkebun hingga berburu dengan menggunakan senpi.

Berawal dari Buka Puasa Bersama, Warga Mengaku Punya Senpi Rakitan
HO/Penrem 091/ASN
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl), kembali mengamankan senjata api (senpi) rakitan jenis penabur, yang diberikan secara sukarela oleh salah satu warga desa Simantipal, Kecamatan Lumbis Ogong, Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (16/6/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl), kembali mengamankan senjata api (senpi) rakitan jenis penabur, yang diberikan secara sukarela oleh seorang warga Desa Simantipal, Kecamatan Lumbis Ogong, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Jumat (16/6/2017) kemarin.

Penyerahan senpi tersebut berawal dari Siyunan (55), yang mendatangi pos Simantipal guna meminta obat penurun panas, serta vitamin untuk anaknya yang berusia 9 tahun.

Saat Siyunan datang untuk meminta obat, kebetulan bertepatan dengan waktu berbuka puasa.

Prajurit TNI yang bertugas di pos itu pun langsung mengajak Siyunan untuk makan bersama.

Sambil santap berbuka puasa, Siyunan menceritakan aktivitas sehari-harinya, mulai dari berkebun hingga berburu dengan menggunakan senpi.

"Saat berbuka puasa bersama itu, yang bersangkutan bercerita tentang aktivitasnya. Dan, ternyata Pak Siyunan punya senpi rakitan yang digunakannya untuk berburu, bahkan senpi itu masih berfungsi dengan baik," ucap Dansatgas Pamtas Yonif 611/Awl, Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto, melalui rilis Penerangan Korem (Penrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Sabtu (17/6/2016).

Mengetahui Siyunan memiliki senpi, anggota TNI di pos tersebut langsung memberikan penjelasan dan pemahaman tentang kepemilikan senpi, sesuai dengan UU berlaku.

"Setelah diberi penjelasan dan pemahaman, Pak Siyunan tak keberatan untuk menyerahkan senpi itu ke anggota. Kita terus imbau kepada warga, agar dapat menyerahkan senpinya, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, karena bisa saja senpi iti disalahgunakan," tutup Dansatgas. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help