TribunKaltim/

Korban Kebakaran Butuh Uang Tunai untuk Cari Rumah Sewaan

"Posko hanya sampai Rabu saja, dan korban membutuhkan uang tunai untuk cari sewaan, terlebih ini sudah dekat dengan Lebaran," tuturnya.

Korban Kebakaran Butuh Uang Tunai untuk Cari Rumah Sewaan
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Sejumlah sembako dikumpulkan di Posko Korban Kebakaran RT 56 jalan Rawasari Kelurahan Air Putih Samarinda Ulu, pasca musibah kebakaran, Sabtu( 17/6/2017) .Sebanyak14 Kepala Keluarga yang terdiri dari 46 jiwa korban kebakaran memerlukan bantuan karena sudah mendekati lebaran bingung mencari tempat tinggal. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bantuan terhadap korban kebakaran di jalan Rawa Sari V, RT 56, Kelurahan Air Putih terus berdatangan.

Bahkan, posko kebakaran juga telah tersedia di sekitar lokasi kebakaran.

Posko kebakaran menggunakan bangunan rumah warga sekitar. Seluruh bantuan yang ada dipusatkan di posko tersebut, sebelum akhirnya di salurkan ke warga korban kebakaran.

Posko tersebut juga menyediakan menu berbuka puasa, dan sahur, yang disediakan dari swadaya warga dan juga bantuan yang ada.

"Posko ini akan dibuka hingga Rabu (21/6/2017) mendatang. Selama ada posko ini, kami warga menyediakan menu berbuka, dan juga sahur untuk warga korban kebakaran," tutur salah satu warga, Rahmat (36), Sabtu (17/6/2017).

Lanjut dia menjelaskan, sejak kejadian kebakaran itu, bantuan telah berdatangan, dan terus berlanjut di hari selanjutnya.

Bantuan yang ada meliputi, pakaian layak pakai, sembako, hingga uang tunai, termasuk uang yang dikumpulkan anak-anak di pinggir jalan.

"Bantuan sangat banyak, mulai dari pakaian dan sembako, termasuk uang tunai. Namun, korban kebakaran juga butuh seragam sekolah dan alat tulis, karena banyak pelajar yang jadi korban," tuturnya.

Sementara itu, Agus Suliono (32) warga sekaligus korban menjelaskan, dari pembicaraannya dengan korban-korban lainnya, banyak yang membutuhkan uang tunai, guna modal mencari rumah sewaan.

"Posko hanya sampai Rabu saja, dan korban membutuhkan uang tunai untuk cari sewaan, terlebih ini sudah dekat dengan Lebaran," tuturnya.

Kendati demikian, penyaluran uang tunai tahap pertama sudah diserahkan ke korban kebakaran senilai Rp 500 ribu per kepala keluarga (KK). Kebakaran tersebut mengakibatkan 15 bangsalan ludes terbakar, dengan 46 jiwa dari 14 KK kehilangan tempat tinggal. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help