TribunKaltim/

BPCB Pamerkan 56 Panel yang Berisi Fakta Sejarah Lahirnya Pancasila di Unmul

Triana menuturkan, pameran serupa baru digelar di Jakarta 1 Juni lalu, dan dilanjutkan di Museum Nasional.

BPCB Pamerkan 56 Panel yang Berisi Fakta Sejarah Lahirnya Pancasila di Unmul
TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Seorang pengunjung memerhatikan panel-panel sejarah yang berisi arsip nasional lahirnya Pancasila_Rafan A Dwinanto 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kaltim menggelar pameran Hari Lahir Pancasila.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini mulai digelar di Auditorium Universitas Mulawarman (Unmul), Senin (19/6/2017).

Sebanyak 56 panel yang berisi fakta sejarah proses lahirnya pancasila, dipemerkan dalam kegiatan ini.

"Kita bawa langsung dari Jakarta. Ini arsip asli yang belum pernah dipamerkan sejak Indonesia merdeka," kata Direktur Sejarah, Ditjen Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Triana Wulandari.

Triana menuturkan, pameran serupa baru digelar di Jakarta 1 Juni lalu, dan dilanjutkan di Museum Nasional.

"Unmul ini yang ketiga kita kunjungi. Selanjutnya kita akan ke kota-kota lain, termasuk pesantren dan sekolah," kata Triana.

Pameran arsip-arsip sejarah yang menceritakan tentang lahirnya Pancasila ini, kata Triana, merupakan instruksi Presiden Joko Widodo. Tujuannya, agar generasi muda memahami proses lahirnya dasar Negara ini.

"Pak Jokowi menginstruksikan agar arsip ini di-publish. Sumber sejarah ini ditampilkan agar tidak ada lagi versi-versi lahirnya Negara kita," katanya lagi.

Panel-panel yang dipamerkan dalam kegiatan ini berupa catatan rinci Sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), dan tahapan-tahapan sejarah berikutnya.

Dipamerkan pula denah tempat acara Sidang BPUPKI yang dihadiri 62 perwakilan berbagai kalangan masyarakat, kala itu.

"Bisa dilihat. Semua dialognya tercatat dan tersusun rapi. Tidak bisa dibantah lagi, hari lahir Pancasila itu 1 Juni," ujar Triana. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help