TribunKaltim/

Buru Pembobol Toko Laptop, Polisi Bali Kolaborasi dengan Aparat Kaltim, Empat Pelaku Diringkus

"Kita masih kembangkan lagi. Karena dari keterangan pelaku, mereka beraksi di Samarinda baru sekali," tutupnya.

Buru Pembobol Toko Laptop, Polisi Bali Kolaborasi dengan Aparat Kaltim, Empat Pelaku Diringkus
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Anggota kepolisian dari Polresta Samarinda memperlihatkan barang bukti, berupa smartphone hasil curian, Selasa (20/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Residivis spesialis pencurian barang elektronik lintas pulau diamankan tiga aparat gabungan sekaligus.

Kepolisian dari Polda Bali, harus jauh-jauh ke Samarinda guna mengamankan pelaku pembobol toko laptop yang kabur ke Samarinda.

Bahkan, selama di Samarinda, pelaku yang jumlahnya empat orang itu, sempat beraksi dengan membobol toko handphone, di Jalan AM Sangaji.

Keempatnya berhasil diamankan Selasa (20/6/2017) pagi, di rumah kost yang terdapat di Jalan Damanhuri.

Selain mengamankan pelaku, kepolisian juga mengamankan tiga dos yang berisi puluhan smartphone serta dua unit kendaraan roda dua.

"Pengungkapan ini dilakukan bersama dengan kepolisian dari Bali, Balikpapan, dan Samarinda sendiri. Mulai dari Senin (10/6) malam kita bersama telah melakukan pengejaran," Ucap Kasubnit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda, Iptu Kawan, Selasa (20/6/2017).

Dari informasi yang ada, komplotan pencuri ini berasal Makassar. Bahkan, barang hasil curiannya selama ini diperjualbelikan di Makasaar.

Awalnya, kepolisian dari Bali mengembangkan kasus tersebut ke Balikpapan, lalu mengarah ke Samarinda.

Dan ternyata pelaku yang dicari sama dengan target yang sedang di cari Polresta Samarinda. Akhirnya pengungkapan kasus tersebut dilakukan bersamaan.

"TKP awal di Bali, lalu dikembangkan ke Balikpapan. Pelaku yang dicari, ternyata sama dengan yang kita cari juga, jadi dilakukan penyelidikan bersama-sama," tuturnya.

Setelah mengamankan pelaku, kepolisian dari Polda Bali membawa dua pelaku, sedangkan sisanya diamankan Polresta Samarinda, guna pengembangan penyelidikan.

"Kita masih kembangkan lagi. Karena dari keterangan pelaku, mereka beraksi di Samarinda baru sekali," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help