TribunKaltim/

Idul Fitri

Muntahan di Mobil Saat Perjalanan Libur Lebaran, Gimana Efektif Membersihkannya?

Jangan sekali-kali menunda, itu malah bisa bikin bau menyebar dan bertahan di dalam kabin.

Muntahan di Mobil Saat Perjalanan Libur Lebaran, Gimana Efektif Membersihkannya?
Dok.Otomotifnet
Wet free buat antisipasi ada noda basah di kabin 

TRIBUNKALTIM.CO - Motion sickness, ini biasa terjadi saat melakukan perjalanan dengan kendaraan.  Istilah ini diartikan sebagai munculnya perasaan enggak enak badan, akibat melakukan gerakan yang berulang-ulang.

Melakukan perjalanan jauh, sudah pasti akan acap kali melakukan gerakan berulang-ulang.  Akibat dari motion sickness adalah muntah. Kalau ada yang muntah, segera bersihkan daerah yang terkena. 

Jangan sekali-kali menunda, itu malah bisa bikin bau menyebar dan bertahan di dalam kabin.  Urusan muntah saat melakukan perjalanan, bisa terjadi pada siapa saja.  Untuk itu ada beberapa tindakan yang dilakukan, agar muntahan atau baunya enggak mengganggu. 

Wet Free
Siapkan cairan ini bisa dipakai untuk antisipasi sebelum kejadian. Ada beberapa produk yang sudah memproduksi cairan ini, seperti Wealthy dan NTC.

Caranya hanya tinggal menyemprotkan saja pada permukaan yang punya kemungkinan besar terkena muntahan. Sebagai contoh pada karpet dasar.

Apa yang dilakukan ini akan membuat karpet dasar enggak menyerap air. Dengan kata lain, cairan muntahan enggak bakal terserap karpet. Walau demikian, bukan berarti cairan dari perut itu dibiarkan saja.  Tetap harus segera dibersihkan, supaya baunya enggak menyebar.

Interior Cleaner 
Sudah terlanjur muntah dan belum pakai wet free?  Cara awalnya tentu membersihkan kotoran dengan kain lap yang terlebih dahulu dicelupkan ke air dan diperas.  Lakukan cara ini sampai benar-benar bersih. Kalau sudah bersih, pastikan permukaan yang tadi basah akibat dilap kembali kering. 

Cara paling gampang adalah dengan membuka semua pintu, agar daerah yang basah lekas kering terkena angin Ini juga bisa dipakai untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Setelah dipastikan kering, baru permukaan yang terkena muntahan disemprot dengan interior cleaner. 

Cara kerjanya, semprotkan cairan pada permukaan yang hendak dibersihkan. Lalu biarkan busa bereaksi pada permukaan tersebut. Baru kemudian gosok permukaan dengan kain bersih.

Pakai Air 
Jika tak ada juga kedua jenis cairan tadi, bisa memanfaatkan air biasa.  Cukup dengan air yang mengalir, kotoran bisa langsung rontok. Tapi yang harus diingat, setelah dibersihkan dengan air, pastikan kering sebelum dipasang. Biar begitu, tindakan ini mencegah timbulnya bau apek yang pekat di dalam kabin.

'P3K Kabin' 
Bau muntahan sudah terlanjur menyebar di dalam dan ini bisa mengganggu kenyamanan selama perjalanan. Ada cara tradsional yang masih bisa jadi andalan untuk menetralkan bau di kabin. Taruh kopi di tatakan gelas, lalu tempatkan di bawah jok. 

Kalau sempat menemukan daun pandan atau melati, juga bisa dipakai untuk bikin aroma kabin jadi wangi. Atau cara lainnya dengan membeli produk antibau yang banyak dijual di minimarket.  

Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Otomotif Net
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help