Wall Street Ditutup Bervariasi pada Awal Pekan

Bursa saham AS atau Wall Street ditutup bervariasi pada penutupan perdagangan saham Senin waktu setempat atau Selasa waktu Indonesia.

Wall Street Ditutup Bervariasi pada Awal Pekan
REUTERS/BRENDAN Mc DERMID
Pialang tengah melakukan transaksi di Bursa New York, Kamis (25/5/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Bursa saham AS atau Wall Street ditutup bervariasi pada penutupan perdagangan saham Senin waktu setempat atau Selasa waktu Indonesia.

Indeks S&P 500 dan indeks Dow berupaya mencetak rekor kenaikan baru, namun langkah tersebut tertekan penurunan saham teknologi yang membuat indeks Nasdaq ditutup turun.

Indeks Dow Jones Industrial Average pada perdagangan Senin ditutup menguat 14,79 poin atau menguat 0,07 persen ke level 21.409,55.

Indeks S&P 500 menguat 0,03 persen ke level 2.439,07 dan indeks Nasdaq Composite turun 18,10 poin atau turun 0,29 persen ke level 6.247,15.

Saham teknologi tertekan seiring langkah investor yang lebih senang mengkoleksi saham-saham yang lebih defensif.

Baca: Harga Minyak Jatuh Lagi, Bursa Saham Ikut Tergerus?

Baca: Wall Street Rontok, Saham Twitter Anjlok 5,8 Persen

Sektor teknologi merupakan sektor terlemah sepanjang sesi, dengan penurunan 0,6 persen. Sektor ini tertekan akibat valuasi yang melebar.

Sementara sektor telekomunikasi merupakan sektor berperforma terbaik dari 11 sektor penopang indeks S&P 500 dengan kenaikan 0,6 persen. Atau di bawah sektor utility yang naik 0,8 persen.

" Par bond memberikan sinyal perlambatan ekonomi," kata Paul Nolte, portfolio manager di Kingsview Asset Management di Chicago.

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved