TribunKaltim/

Penyidik Etika FIFA Rampungkan Investigasi, Tak Ditemukan Bukti Kuat Suap Suara Rusia dan Qatar

Rusia bersaing untuk bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 dengan Inggris, Spanyol, Portugal, Belanda, dan Belgia.

Penyidik Etika FIFA Rampungkan Investigasi, Tak Ditemukan Bukti Kuat Suap Suara Rusia dan Qatar
FIFA
LOGO PIALA DUNIA 2018 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah laporan FIFA menyebutkan penyelenggara Piala Dunia 2018 dan 2022, Rusia dan Qatar, telah secara sah mendapatkan haknya sebagai tuan rumah meskipun banyak laporan merinci adanya pejabat negara yang mempengaruhi pemungutan suara.

Laporan setebal 430 halaman yang dirilis pada Selasa (27/6/2017) telah diselesaikan penyidik etika FIFA, Michael Garcia di bulan November 2014.

FIFA kemudian memilih untuk menerbitkan laporan ini setelah dokumen tersebut dibocorkan surat kabar Jerman, Bild.

Rusia dan Qatar terpilih menjadi penyelenggara Piala Dunia setelah kalah satu suara di Zurich pada bulan Desember 2010.

Garcia ditunjuk untuk melakukan penyelidikan setelah tuduhan secara gencar kepada FIFA karena dianggap mempengaruhi 22 anggota komite eksekutif di FIFA.

Laporan yang telah selesai di bulan November 2014 itu kemudian diserahkan hakim etika FIFA pada saat itu, Hans-Joachim Eckert, dan kemudian disarikan menjadi 42 halaman.

Keputusan dari ringkasan 42 halaman itu menyatakan bahwa tidak ada cukup bukti kuat yang mempengaruhi pemilihan suara tentang tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Akan tetapi karena kurangnya transparasi seputar penawaran penyelenggaraan pesta besar pecinta sepak bola dunia ini menyebabkan dakwaan terhadap sejumlah pejabar senior di FIFA yang berujung pada pengunduran diri di tahun 2015 dan melarang Presiden FIFA Sepp Blatter terlibat dalam seluruh kegiatan sepak bola.

Di Rusia, Gracia mengatakan bahwa Vladimir Putin, ketika itu menjabat Perdana Menteri Rusia yang saat ini menjadi presiden, telah secara aktif mendukung Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018.

Namun sikap Putin ini tidak terbukti melanggar aturan etika FIFA.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help