TribunKaltim/

Relationship

Aduh, Makin Tua Kok Malah Tak Tahan Godaan Selingkuh Ya?

Namun, rupanya semakin tua seseorang, mereka juga cenderung kurang tahan menghadapi godaan selingkuh.

Aduh, Makin Tua Kok Malah Tak Tahan Godaan Selingkuh Ya?
THINKSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Makin bertambah usia, seharusnya seseorang juga semakin bijak.

Namun, rupanya semakin tua seseorang, mereka juga cenderung kurang tahan menghadapi godaan  selingkuh.

Demikian menurut hasil sebuah penelitian di Amerika Serikat. Terungkap bahwa orang paruh baya yang selingkuh dari pasangannya lebih banyak dibanding pasangan yang lebih muda.

Studi yang digagas oleh Institute for Family Studies pada tahun 2016 itu memaparkan 20 persen responden yang berusia di atas 55 tahun mengatakan bahwa pernikahan mereka diwarnai perselingkuhan.

Sementara pada kelompok usia di bawah 55 tahun hanya sekitar 14 persen.

Hasil tersebut menunjukkan perbedaan tajam dengan periode tahun 1990-an, dengan jumlah orang yang tidak setia pada pasangannya didominasi mereka yang berusia muda.

Sejak tahun 2004 kondisi itu berubah, orang yang lebih tua mulai menggeser pasangan muda dalam hal rapuhnya komitmen mereka pada pasangan.

Baca: Siapa yang Dipilih Wanita untuk Selingkuhan?

Nicholas H. Wolfinger, profesor di Universitas Utah yang melaporkan hasil studi ini mengatakan perubahan tersebut mungkin ada kaitannya dengan fakta bahwa orang yang berusia 50 dan 60 tahun sudah masuk dalam masa kebangkitan revolusi seksual mereka dan memiliki lebih banyak pasangan bercinta dibanding generasi lain.

Baca: Pria yang Kurang Kaya dan Kurang Pintar Ternyata Berpotensi Selingkuh, Inikah Anda?

Dia juga mencatat bahwa seks di kalangan remaja terus menurun di tahun 1990.

"Produk dari revolusi seksual cenderung melakukan seks di luar pernikahan,” tulisnya.

Survei tersebut juga menemukan bahwa orang Amerika lebih menolerir sikap mereka terhadap hubungan di luar penikahan, dengan jumlah yang menyatakan hal itu salah semakin sedikit. (Kompas.com/Kahfi Dirga Cahya)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help