TribunKaltim/

Hetifah: Perlu Badan Pelaksana untuk Tunjukkan Keseriusan Perpindahan Ibukota, Kaltim Paling Pas

Tidak sekadar kajian, tetapi bisa langsung menunjuk kementerian lain sebagai pelaksananya.

Hetifah: Perlu Badan Pelaksana untuk Tunjukkan Keseriusan Perpindahan Ibukota, Kaltim Paling Pas
HO
Hetifah, Anggota DPR RI dari Dapil Kaltim-Kaltara 

TRIBUNKALTIM.CO - Hetifah Sjaifudian, Anggota Komisi II DPR RI , menganggap bahwa perpindahan adalah suatu keharusan, karena kondisi Jakarta yang sudah sangat padat.

Sehingga jangan sebatas wacana. Perlu keseriusan karena perpindahan ibukota tidak gampang.

“Contoh saja di ibukota negara Malaysia, Putra Jaya. Sampai sekarang jam kerja di sana hanya sampai jam 12.00 siang. Lewat dari jam 19.00 malam kawasan tersebut sepi dan tidak bernyawa. Atau di Indonesia seperti perpindahan ibukota Provinsi di Maluku Utara dari Ternate menjadi Sofifi, yang tidak beres hingga sekarang. Belum ada yang berhasil dalam arti belum sempurna,” terang Hetifah yang merupakan lulusan Planologi ITB.

Untuk itu perlu langkah-langkah yang konkret tidak sekedar wacana. Tidak sekadar kajian, tetapi bisa langsung menunjuk kementerian lain sebagai pelaksananya.

“Kerja sama antar kementerian harus dimulai saat ini. Bappenas melakukan kajian awal, kemudian bisa menunjuk Kementerian ATR/BPN untuk melaksanakan pengecekan dan persiapan lokasi dari sisi tata ruang serta pertanahan.” tambah Hetifah.

Selain itu, terkait lokasi calon ibukota yang berada di Kalimantan seperti Kalteng, Kalsel, dan Kaltim, Hetifah yang merupakan anggota DPR RI Dapil Kaltim dan Kaltara, menambahkan bahwa Kaltim layak menjadi lokasi yang tepat karena posisinya tepat berada di tengah nusantara.

“Dari segi akses darat, laut, dan udara Provinsi Kaltim lebih tepat. Ditambah rasio yang kecil terkena bencana alam, lahan masih luas, masyarakat yang beragam dan terbuka terhadap perubahan, dilewati alur pelayaran ALKI 2 dan alur penerbangan nasional dan internasional, serta kontribusi yang besar selama ini terhadap pemerintah pusat.” tutup Hetifah. (*)

Penulis: Sumarsono
Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help