TribunKaltim/

Relationship

Bagaimana Ekspresi Wajah Anda Hari Ini, Sedang Banyak Uang atau Bokek?

Misalnya saja dari ekspresi wajah seseorang bisa ketahuan status kesehatan sampai keuangannya.

Bagaimana Ekspresi Wajah Anda Hari Ini, Sedang Banyak Uang atau Bokek?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Meski kita tak boleh menilai buku dari sampulnya, tetapi ternyata kesan pertama memiliki banyak makna.

Misalnya saja dari ekspresi wajah seseorang bisa ketahuan status kesehatan sampai keuangannya.

Menurut hasil penelitian dari Universitas Toronto, kelas sosial seseorang bisa kita ketahui hanya dengan mengamati ekspresi wajah.

Kemampuan membaca kelas sosial seseorang itu hanya bisa dilakukan saat seseorang memberi ekspresi netral, bukan saat tersenyum atau emosi lainnya.

Ekspresi netral terkait dengan kebiasaan jangka panjang yang terukir di wajah kita sejak masa remaja akhir atau awal dewasa muda.

Para ahli mengatakan, kesan pertama yang kita berikan, berdasarkan ekspresi wajah netral akan memengaruhi interaksi dan kesempatan yang datang.

"Seiring waktu wajah kita secara permanen akan menggambarkan dan mengungkap pengalaman yang kita miliki," kata Nicholas Rule, salah satu peneliti dalam laporannya di Journal of Personality and Social Psychology.

Baca: Biar Wajah Terlihat Lebih Cakep saat Selfie, Ini Triknya

Dalam penelitian di Kanada ini, lebih dari 50 persen responden mahasiswa yang terlibat dalam studi ini menjawab secara akurat apakah seseorang "kaya" atau "miskin" hanya dari foto seseorang.

Sains mengungkap bahwa ada sejumlah saraf di otak yang berfungsi khusus dalam mengenali wajah.

Itu sebabnya ketika kita melihat seseorang, wajah adalah hal pertama yang kita perhatikan. Hal ini membuat kita membuat kesan walau belum tentu faktanya demikian.

Bias dari kesan yang tergambar di wajah seseorang ini memengaruhi cara kita memilih pasangan, melakukan pemilihan politik, merekrut karyawan, atau percaya pada seseorang.

Studi tahun 2014 yang dimuat dalam Trends in Cognitive Sciences menemukan, kita cenderung menilai seseorang jahat atau menyesali perbuatannya berdasarkan ekspresi wajahnya.

Orang yang memiliki wajah manis atau "baby-faced" juga dianggap lebih baik dan tidak mungkin melakukan kejahatan.

Sayangnya, kesan tersebut bisa memengaruhi harapan kita tentang cara orang lain berperilaku. Jika kesan kita tidak sesuai dengan kenyataan kita cenderung kecewa. (Kompas.com/Lusia Kus Anna)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help