TribunKaltim/
Home »

Opini

Opini

Sukses Zaman Dulu Berbeda dengan Sekarang

PKB harus fokus kepada keberhasilan peserta didik atau berbasis hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, PKB harus menjadi bagian integral

Sukses Zaman Dulu Berbeda dengan Sekarang
Istimewa
Ilustrasi 

Oleh : Suyitna, S.Pd
Ketua Komunitas Gugus 3 Balikpapan Utara

Dalam pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) harus dapat mematuhi prinsip-prinsip sebagai berikut:

1.PKB harus fokus kepada keberhasilan peserta didik atau berbasis hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, PKB harus menjadi bagian integral dari tugas guru sehari-hari.

2.Setiap guru berhak mendapat kesempatan untuk mengembangkan diri yang perlu diimplementasikan secara teratur, sistematis dan berkelanjutan. Untuk menghindari kemungkinan pengalokasian kesempatan pengembangan yang tidak merata, proses penyusunan program PKB harus dimulai dari sekolah.

3.Sekolah wajib menyediakan kesempatan kepada setiap guru untuk mengikuti program PKB dengan minimal jumlah jam per tahun sesuai dengan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan sekolah berhak menambah alokasi waktu jika dirasakan perlu.

4.Bagi guru yang tidak memperlihatkan perangkatan setelah diberi kesempatan untuk mengikuti program PKB sesuai dengan kebutuhannya, maka dimungkinkan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sanksi tersebut tidak berlaku bagi guru, jika sekolah tidak dapat memenuhi kebutuhan guru untuk melaksanakan program PKB.

5.Cakupan materi untuk kegiatan PKB harus terfokus pada pembelajaran peserta didik, kaya dengan materi akademik, proses pembelajaran, penelitian pendidikan terkini, teknologi dan seni, serta menggunakan pekerjaan dan data peserta didik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

6. Proses PKB bagi guru harus dimulai dari guru sendiri. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan PKB, kegiatan pengembangan harus melibatkan guru secara aktif sehingga benar-benar terjadi perubahan pada dirinya, baik dalam penguasaan materi, pemahaman konteks, keterampilan dan lain-lain sesuai dengan tujuan peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah.

7. PKB yang baik harus berkontribusi untuk mewujudkan visi, misi, dan nilai-nilai yang belaku di sekolah dan kabupaten/kota. Oleh karena itu, kegiatan PKB harus menjadi bagian terintegrasi dari rencana pengembangan sekolah dan kabupaten/kota dalam melaksanakan peningkatan mutu pendidikan yang disetujui bersama antara sekolah, orangtua peserta didik dan masyarakat.

8. Sedapat mungkin kegiatan PKB dilaksanakan di sekolah atau dengan sekolah di sekitarnya (misalnya di gugus KKG atau MGMP) untuk menjaga relevansi kegiatannya dan juga untuk mengurangi dampak negatif pada lingkungan yang disebabkan jika guru dalam jumlah besar bepergian ke tempat lain.

Halaman
12
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help