TribunKaltim/

Jaksa Segera Limpahkan Berkas Perkara Mantan Bupati Bulungan

“Dia sudah tiga kali diperiksa. Dua kali diperiksa sebagai saksi, kemudian sekali diperiksa sebagai tersangka,” ujarnya.

Jaksa Segera Limpahkan Berkas Perkara Mantan Bupati Bulungan
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Kejaksaan Negeri Nunukan dalam waktu dekat melimpahkan berkas perkara mantan Bupati Bulungan, Budiman Arifin ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Samarinda.

Budiman menjadi tersangka korupsi pengadaan tanah seluas 62 hektare pada tahun 2004 terkait jabatannya sebagai Sekretaris Kabupaten Nunukan selaku kuasa pengguna anggaran kegiatan dimaksud.

"Sudah beres berkasnya. Kurang sedikit saja. Agustus Insyaa Allah dilimpahkan," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nunukan, Rusli Usman, Rabu (12/7/2017).

Dalam kasus itu, mantan Bupati Bulungan 2005-2010 dan 2010-2015 ini telah menjalani serangkaian pemeriksaan baik sebagai saksi maupun sebagai tersangka.

“Dia sudah tiga kali diperiksa. Dua kali diperiksa sebagai saksi, kemudian sekali diperiksa sebagai tersangka,” ujarnya.

Sebelumnya dalam kasus itu, pengadilan telah menghukum mantan Bupati Nunukan Abdul Hafid Achmad, mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nunukan Darmin Djemadil, Pj Sekcam Nunukan Selatan Arifuddin dan mantan Bendahara Pembayaran Setkab Nunukan Simon Sili. Kasus tersebut dinilai merugikan negara hingga Rp 7 miliar.

Tim Pengadaan Tanah ini bekerja berdasarkan Keputusan Bupati Nunukan Nomor 319/2004.

Pengadaan tanah selain untuk ruang terbuka hijau di depan Kantor Bupati, juga mencakup pengadaan tanah untuk Kantor DPRD Kabupaten Nunukan, Embung Sungai Bilal, penjara, parkir Badan Kepegawaian Daerah, mess diklat, PPI dan Rumah Sakit Umum Daerah Nunukan. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help