TribunKaltim/
Home »

Seleb

» Musik

Menimbang Dampak Lagu Despacito yang Sarat Pesan Seksualitas

Mereka takut dianggap tidak cukup dewasa karena tidak melakukan apa yang mereka pikir teman mereka lakukan.

Menimbang Dampak Lagu Despacito yang Sarat Pesan Seksualitas
Youtube
despacito_20170710_092022 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat ini, ada banyak perbincangan tentang lagu “Despacito”. Sejak dirilis pada Januari 2017 lalu, penonton video klip “Despacito” sudah mencapai 2,4 miliar orang.

Namun dalam lirik single lagu dari penyanyi terkenal asal Puerto Rico, Luis Fonsi ini mengandung arti dewasa yang berbau seksualitas.

Padahal lagu ini tengah ngetren di kalangan remaja dan anak-anak. Nah, sebagai orangtua, kita harus tahu dampak lirik lagu pada anak kita.

Masalah sebagian besar orangtua tidak tahu bahwa lirik lagu yang sedang tren saat ini justru menjual seksualitas.

Mereka tidak pernah mendengar musik yang anak-anak mereka karena anak-anak menggunakan earphone atau melakukannya secara sembunyi-sembunyi.

Padahal, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan tahun 2011, jumlah musik yang didengarkan oleh anak-anak berusia 8-18 tahun telah meningkat sebesar 45%.

Ada kemungkinan angka tersebut mendekati 50% saat ini. Lalu, apa dampak yang terjadi pada anak ketika mendengar lirik lagu berbau seksualitas?

Untuk saat ini, dampak yang paling bisa dirasakanlah adalah salah memberi kesan tentang perilaku seksual teman sebayanya.

Di era kekinian, sebagaian besar remaja cenderung menganggap teman mereka terlibat dalam aktivitas seksial lebih banyak daripada sebenarnya. Padahal belum tentu benar.

Namun anggapan tersebut menyebabkan para remaja menantang diri mereka sendiri untuk meningkatkan aktivitas seksual untuk bermain “catch-up” atau kejar-kerajaan.

Mereka takut dianggap tidak cukup dewasa karena tidak melakukan apa yang mereka pikir teman mereka lakukan.

Jika orangtua tidak memerhatikan hal ini, maka masalah paling besar yang bisa diderita anak mereka adalah berisiko tertular penyakit menular seksual seperti herpes genital atau infeksi alat kelamin.

Jadi, cobalah mendengarkan musik yang anak Anda dengarkan agar nantinya mereka tidak terkena masalah. (Intisari/Tribunnews.com)

Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help