TribunKaltim/

Breaking News

BREAKING NEWS - Rugikan Negara Rp 18 Miliar, Mantan Sekda Kota Samarinda Dijebloskan ke Lapas

Tim Pidana Khusus Kejaksaan Samarinda (Pidsus Kejari), kembali menahan mantan Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Fadli Ila.

BREAKING NEWS - Rugikan Negara Rp 18 Miliar, Mantan Sekda Kota Samarinda Dijebloskan ke Lapas
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Mantan Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Fadli Ila didampingi Yosef Sabon setelah diperiksa tim Pidana Khusus Kejari Samarinda, sebelum digelandang ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II Samarinda, Jumat (14/7/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim Pidana Khusus Kejaksaan Samarinda (Pidsus Kejari), kembali menahan mantan Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Fadli Ila.

Ia dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A, Jalan Sudirman, pukul 09.50 Wita.

Fadli harus menjalani putusan kasasi, terkait perkara dugaan korupsi pengadaan Kavling Tanah Matang senilai Rp 43,5 miliar tahun anggaran 2008.

‎Sebelum digelandang ke Lapas Klas II A Samarinda, terpidana korupsi KTM yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 18 miliar, diperiksa berkas administrasi perintah eksekusi putusan kasasi.

Terpidana Fadli Ila mengenakan kemeja abu-abu dipadu celana bahan warna hitam, langsung menuju ruang Kasi Pidsus Samarinda, didampingi anaknya dan penasihat hukumnya Josef Sabon.

‎Usai melengkapi berkas perintah berkas eksekusi, terpidana langsung digiring ke Lapas. Kasi Pidsus Darwis ditemani jaksa Doni Dwi dan dua pegawai kejaksaan mengantar terpidana.

Sambil menuruni anak tangga, terpidana Fadli Ila langsung menuju mobil Innova.

Penasihat hukum Josef Sabon belum bisa memberikan keterangan. "Saya belum baca putusan kasasinya. Nanti saya baca dulu," ucapnya.

‎Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Samarinda, Darwis Burhansyah mengatakan, berdasarkan salinan putusan kasasi nomor : 2088 K/Pid.Sus/2014 tanggal 9 September 2015‎.

"Putusan Kasasinya, permohonannya ditolak. Baru diterima release tanggal 5 Juli 2017. Kami menjalani eksekusi," jelas Darwis usai menitipkan terpidana Fadli Ila di Lapas Samarinda.

Putusan kasasi terpidana Fadli Ila dikenakan ‎Pasal 2 UU Tipikor. Ia dihukum 6 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara (putusan kasasi menguatkan hasil putusan tingkat banding di Pengadilan Tinggi Kaltim). (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help