TribunKaltim/

Liga Indonesia

BREAKING NEWS - Kalah Dramatis dari Mitra Kukar, Coach Djanur Mengundurkan Diri

Persib sebenarnya punya kans menyamakan kedudukan lewat titik putih akibat Shohei Matsunaga dijatuhkan di kotak terlarang.

BREAKING NEWS - Kalah Dramatis dari Mitra Kukar, Coach Djanur Mengundurkan Diri
TRIBUN KALTIM/CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurdjaman (kanan) saat berbincang dengan pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kutai Kartanegara, Jumat (14/7/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Persib Bandung harus menerima kekalahan dari tuan Rumah Mitra Kukar secara dramatis dengan skor 2-1,pada laga pekan 15 Liga 1, di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (15/7/2017).

Persib takluk akibat gol Inkyun Oh menit 82 memanfaatkan kesalahan barisan belakang Maung Bandung.

Persib sebenarnya punya kans menyamakan kedudukan lewat titik putih akibat Shohei Matsunaga dijatuhkan di kotak terlarang.

Baca: Gol Marclei dari Titik Putih, Selamatkan Mitra Kukar di Paruh Pertama

Sayang, kesempatan itu disia-siakan Raphael Maitimo selaku eksekutor. Bola tendangan Maitimo berhasil ditepis Joko Ribowo.

Skor 2-1 bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Usai laga, secara mengejutkan, pelatih Persib Bandung, Djajang Nurdjaman menyatakan pengunduran dirinya dai kursi pelatih. Pelatih yang akrab disapa Djanur ini kecewa lantaran tak bisa mendongkrak performa Persib di Liga 1.

"Dengan kekalahan hari ini, untuk sementara saya ingin istirahat ini. Artinya saya resign, mundur dari pelatih Persib. Itu keputusan bulat, saya sudah bicarakan dengan manager tadi. Tapi dengan managemen lain belum, ins Allah mereka akan mengizinkan saya untuk kali ini karena saya tidak bisa mengangkat performa tim yang terus-terusan seperti ini," kata Djanur

Djanur berterima kasih kepada manajemen Persib dan Bobotoh yang sudah berjuang berasama selama kurang lebih 5 tahun dan mempersembahkan berbagai trofi.

Djanur mengakui kesalahan utamanya musim ini yaitu tak bisa mendatangkan striker yang dibutuhkan Persib. Sergio Van Dijk harus banyak melewatkan laga akibat cedera, dan Carlton Cole yang penampilannya jauh dari harapan.

"Pelatih, manusia biasa ada up and down. Kesalahan terbesar saya adalah tidak bisa menghadirkan sosok striker yang dibutuhkan tim. Dua-duanya ada tapi tidak bisa dimainkan. Yang satu cedera, yang satu di luar ekspektasi. Itu adalah tanggungjawab saya," ungkapnya.

Kekalahan ini membuat Persib terjerumus ke peringkat 12 dengan koleksi 20 poin. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help