TribunKaltim/

Fisik Sudah Terbangun Tuntas, Jembatan Ini Tak Kunjung Bisa Digunakan

Kemudian pembangunannya dilanjutkan secara parsial mulai tahun 2015 hingga akhirnya rampung.

Fisik Sudah Terbangun Tuntas, Jembatan Ini Tak Kunjung Bisa Digunakan
TRIBUN KALTIM / DOAN E PARDEDE
Jembatan di Jalan Meranti, Kelurahan Tanjung Selor Ilir tampak berdiri kokoh Minggu (16/7/2017). Jembatan yang sudah menelan anggaran Rp.37 miliar ini belum kunjung bisa digunakan karena terganjal persoalan lahan. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pembangunan jembatan di Jalan Meranti, Kelurahan Tanjung Selor Ilir, cukup menyita perhatian.

Walau sudah rampung dibangun sejak tahun 2016 lalu, jembatan ini belum kunjung bisa digunakan karena jalan akses sepanjang 3 kilometer belum dibangun.

Persoalannya, belum ada titik temu antara pemilik lahan dan Pemkab Bulungan.

Jika sudah berfungsi, jembatan yang sudah menelan anggaran sekitar Rp 37 miliar ini sedianya akan memperpendek jarak antara Tanjung Selor- Dusun Buluh Perindu - hingga ke jembatan terusan di Gunung Seriang.

Pantauan Tribunkaltim.co, Minggu (16/7/2017), jembatan sepanjang 50 meter dengan lebar 10 meter ini tampak berdiri kokoh.

Tepat di ujung salah satu jembatan, sebuah plang bambu sengaja dipasang warga, sebagai penanda bahwa jalan belum bisa dilalui kendaraan roda 4.

Jembatan ini juga sudah dilengkapi oprit, hingga lampu-lampu jembatan. Jembatan ini sendiri sudah bisa dilalui kendaraan roda dua.

Hanya saja, jalanan yang akan dilalui untuk menuju Dusun Buluh Perindu dan Gunung Seriang masih berupa jalan tanah, dan masih ditumbuhi semak belukar.

Dari data yang dihimpun Tribun, jembatan ini sudah mulai dibangun sejak tahun 2013, dengan pembiayaan kontrak tahun jamak atau multiyears contract (MYC).

Kemudian pembangunannya dilanjutkan secara parsial mulai tahun 2015 hingga akhirnya rampung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bulungan, Adriani mengatakan, khusus untuk fisik jembatan, baik yang ada di Jalan Meranti dan di Gunung Seriang, sudah tidak ada masalah.

Kedua jembatan, sudah siap digunakan. Untuk anggaran pembebasan lahan sendiri menurutnya sudah tidak ada masalah.

"Kalau pembebasan lahannya bisa tuntas, itu bisa selesai," ujarnya. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help