TribunKaltim/

153 Koperasi Tak Aktif di Kaltara Sudah Ditertibkan

Dalam upaya penertiban, Disperindagkop UMKM Kalimantan Utara sudah membubarkan sedikitnya 153 koperasi.

153 Koperasi Tak Aktif di Kaltara Sudah Ditertibkan
YouTube
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Dalam upaya penertiban, Disperindagkop UMKM Kalimantan Utara sudah membubarkan sedikitnya 153 koperasi.

Koperasi yang dibubarkan ialah koperasi yang tak menjalankan usaha dan Rapat Anggota Tahunan (RAT). 

"Kami melakukan pembinaan dan penertiban. Yang masih ingin aktif, kami lakukan pembinaan. Dan yang sudah diberi peringatan tetapi tidak juga melakukan kegiatan dan tinggal papan nama, kami sudah tertibkan," tegas Suwarsono Kepala Bidang Koperasi dan UMKM di Disperindagkop UMKM Kalimantan Utara saat disua Tribun, Senin (17/7/2017). 

Baca: Disperindagkop: Jumlah Koperasi Banyak, Tapi yang Berjalan Baik Masih Kurang

Total 153 koperasi yang dibubarkan per Mei 2017 ialah 7 koperasi di Bulungan, 55 koperasi di Kota Tarakan, 18 di Kabupaten Malinau, dan 73 di Kabupaten Nunukan. 

Dalam urusan pembinaan koperasi, pemerintah memprioritaskan koperasi yang aktif (memenuhi kewajiban dan menjalankan RAT selama 3 tahun berturut-turut) dan berkembang.

Koperasi yang demikian diminta segera mengajukan sertifikasi untuk memperoleh NIK. 

Sebab untuk mendapatkan akses permodalan, pemasaran, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pemerintah akan memprioritaskan koperasi yang memiliki NIK dan Barcode. 

"Yang tersertifikasi plus punya barcode itu yang paling tinggi. Kalau koperasi yang belum sertifikasi untuk mendapatkan akses tadi, tidak bisa. Dia harus tingkatkan dulu kualitasnya. Minimal RAT-nya harus dilakukan 3 tahun berturut-turut," tuturnya. (*)

 

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help