TribunKaltim/

Besok Komisi III DPRD Kaltim Panggil Tim Verifikasi, Distamben, dan Perusda Pertambangan

Pasca meminta penjelasan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Komisi III DPRD Kaltim resmi melayangkan surat panggilan.

Besok Komisi III DPRD Kaltim Panggil Tim Verifikasi, Distamben, dan Perusda Pertambangan
DOK TRIBUN
Kegiatan tambang batubara di Kalimantan Timur. Ratusan perusahaan IUP CnC hingga kini belum kunjung dicabut, meski sudah dijanjikan sejak lama. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pasca meminta penjelasan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Komisi III DPRD Kaltim resmi melayangkan surat panggilan.

Panggilan ditujukan staf tenaga ahli gubernur bidang sumber daya alam, Dinas Pertambangan dan ‎Perusda Pertambangan Bara Kaltim, terkait evaluasi dan penataan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Kaltim yang kontroversi.

‎"Sudah saya tanda tangani surat panggilan untuk mengecek dan mengawasi jumlah IUP yang kontroversi," kata Agus, yang ditemani Dahri Yasin di ruang Komisi III Gedung D DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Senin (17/7/2017).

Surat panggilan bernomor : 50/Kom-III/DPRD/VII/2017, dengan agenda rapat hearing (dengar pendapat) hasil konsultasi di Kementerian ESDM Ditjen Mineral dan Batu Bara.

Agenda rapat dengar pendapat, lanjut dia, diharapkan membawa data-data yang dibutuhkan terkait IUP. Antara lain, bukti pembayaran jaminan reklamasi, pajak dan royalti pertambangan.

"Komisi III memiliki kewenangan pengawasan. Tujuan utama untuk meningkatkan sumber pendapatan asli daerah. Ini baru di bidang pertambangan, nanti kita dorong juga bidang perkebunan," tambah Agus, dari Frkasi Partai Gerindra Kaltim. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help