TribunKaltim/

Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Funtastic Borneo Extravaganza di Yogyakarta, PPU Tampilkan Tari Ronggeng Paser dan Tari Selendang

“Kenapa Tari Ronggeng Paser yang kami ditampilkan karena tarian ini merupakan salah satu nominasi Anugerah Pesona Indonesia tahun 2017.

Funtastic Borneo Extravaganza di Yogyakarta, PPU Tampilkan Tari Ronggeng Paser dan Tari Selendang
http://eventyogyakarta.net
Funtastic Borneo Extravaganza 

PENAJAM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diberikan kepercayaan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kaltim, untuk menjadi salah satu pengisi acara di Funtastic Borneo Extravaganza 2017 di Yogyakarta.

Borneo Extravaganza yang digagas Kementerian Pariwisata ini digelar sejak tanggal 13 – 17 Juli 2017, adalah merupakan ajang promosi pariwisata, seni dan budaya Pulau Kalimantan yang diisi dengan pentas seni, atraksi budaya dan pameran industri kreatif serta expose potensi wisata, seni dan budaya.

Sekretaris Disbudpar PPU Andi Israwati menjelaskan, pada even ini Disbudpar PPU menampilkan dua jenis tari tradisional yaitu Ronggeng Paser dan Tari Selendang.

“Kenapa Tari Ronggeng Paser yang kami ditampilkan karena tarian ini merupakan salah satu nominasi Anugerah Pesona Indonesia tahun 2017.

Untuk itu, kami menampilkan Tari Ronggeng Paser di Borneo Extravaganza untuk mempromosikan dan memperkenalkan kepada masyarakat luas, apa dan seperti apa Tari Ronggeng Paser itu,” jelasnyausai tampil di Jogjakarta City Mall, Jumat (15/7/2017).

Sedangkan Tari Selendang menurutnya, adalah sebuah tari tradisi masyarakat Paser yang dikemas dan dikreasikan kembali oleh mereka.

Tari yang menggambarkan pergaulan ini dibawakan staf Disbudpar Kabupaten PPU dan akan ditampilkan Sabtu (15/7/2017) malam, dalam rangkaian acara Funtastic Borneo Extravaganza di Halaman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Yogjakarta.

“Penari dan pemain musik Tari Ronggeng Paser dan Tari Selendang kesemuanya adalah pegawai Disbudpar PPU dibantu Jamal Loge dan Agus Gerhana dari seniman PPU.

Ini sebagai bukti bahwa pegawai kami bukan saja sebagai PNS, tapi juga pelaku seni budaya PPU, serta ini adalah sebagai bentuk perwujudan totalitas kami dalam menggembangkan, membina dan melestarikan potensi seni budaya yang ada PPU,” katanya. (advertorial)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help