TribunKaltim/

Darurat Narkoba

Lima ABK Pembawa Sabu Total Dibayar Rp 2 Miliar

Selain dari mana kapal berangkat, polisi juga mencari tahu siapa pemilik kapal Wanderlast ini.

Lima ABK Pembawa Sabu Total Dibayar Rp 2 Miliar
ISTIMEWA
Aparat Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Satuan Narkoba Depok, berhasil mengamankan satu ton sabu di kawasan Anyer, Serang, Banten, Kamis (13/7/2017) dini hari. 

"Kapal ini awalnya berangkat dari Kaosung City dan berangkat ke Johor Malaysia, kemudian ke Singapura dan lewat di perairan negara Thailand. Dan memungkinkan barang itu dioper di sana dari tengah laut. Sejauh ini masi kita dalami," lanjut Irianto lagi.

Setelah memuat sabu, kapal tersebut berlayar ke Indonesia menuju Selat Sunda melalui pantai Barat.

Dari analisa pihak kepolisian, pelaku sengaja lewat di Pantai Barat karena sepi.

"Setelah menurunkan barang, kembalinya malah lewat jalur tengah. Artinya lewat Bangka. Dan mereka itu masuk ke wilayah yang ramai, karena sudah tidak ada muatan lagi. Jadi mereka bisa aman dan bebas," sebut Irianto.

Kapal ini rencananya akan kembali ke Taiwan.

Hasil introgasi sementara petugas, Transporter dibayar sebanyak Rp 400 juta perorang.

Jika dikalikan dengan lima orang, biaya untuk bayar mereka sebayak Rp 2 miliar.

Setelah melakukan konferensi pers, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan kapal Wanderlast tersebut.

Semenjak diamankan, kapal ini terus dijaga ketat oleh pihak kepolisian. (Tribun Batam)

Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help