TribunKaltim/

Sederet Aturan Seleksi CPNS di Pemprov Kaltara, Batas Umur Pelamar Maksimal 35 Tahun

Sistem pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Kalimantan Utara yang akan digelar dalam waktu dekat.

Sederet Aturan Seleksi CPNS di Pemprov Kaltara, Batas Umur Pelamar Maksimal 35 Tahun
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Muhammad Ishak, Kepala BKD Kalimantan Utara 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sistem pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Kalimantan Utara yang akan digelar dalam waktu dekat masih tetap menggunakan sistem yang sama seperti seleksi serupa yang diadakan tahun 2014 lalu.

Kepala BKD Kalimantan Utara Muhammad Ishak memastikan pelaksanaan seleksi menggunakan sistem daring (online) baik dalam proses seleksi administrasi maupun dalam seleksi kompetensi dasar.

"Tidak ada yang berubah, sama saja seperti seleksi yang lalu. Cuma mungkin yang bisa kita tambahkan adalah seleksi kompetensi bidang (SKB)," kata Ishak saat disua Tribun, Senin (17/7/2017).

Seleksi kompetensi bidang rencananya akan ditambahkan kepada pelamar yang dinyatakan lulus dalam seleksi kompetensi dasar. Tahun 2014 tak dilaksanakan seleksi kompetensi bidang karena alasan efisiensi waktu.

"Prosesnya kemarin itu sudah dekat masuk bulan Desember. Jadi tes kompetensi bidang tidak jadi diterapkan. Mudah-mudahan kali ini bisa, kalau tahapan dimulai bulan Agustus," katanya.

Dalan Permenpan RB Nomor 20 Tahun 2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017, disebutkan bahwa materi seleksi kompetensi dasar CPNS meliputi tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai 4 pilar kebangsaan.

Dikenakan pula tes intelegensi umum (TIU) untuk menilai kemampuan verbal, numerik, dan berpikir logis. Adapula tes karakteristik pribadi (TKP) untuk menilai integritas diri, kreativitas, orientasi pelayanan, kemampuan kerjasama dalam kelompok.

Untuk seleksi kompetensi bidang, diatur khusus. Materi seleksi ditetapkan oleh instansi pembina jabatan fungsional. Untuk jabatan pelaksana ditetapkan oleh instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana.

"Jumlah peserta yang dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang paling banyak 3 kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar," bunyi Lampiran Permenpan RB Nomor 20 Tahun 2017.

Dalam penerapan seleksi kompetensi dasar nanti kata Ishak, Menteri PAN RB akan menerapkan nilai ambang batas kelulusan (passing grade).

"Nilai ambang batas ini bisa naik dari tahun lalu bisa juga turun," sebutnya.

Pasal 23 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, tersirat setidaknya 9 butir syarat wajib untuk melamar PNS.

Antara lainnya, usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar; tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.

Termasuk pula tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta; tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia; tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis; serta memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help