TribunKaltim/

Tak Bisa Jawab Mau Apa ke Balikpapan, 9 Warga Maumere Dibawa ke Kantor Satpol PP

Dari pantauan media ini, saat kapal penumpang Bukit Siguntang yang mengangkut 1.500 penumpang sandar.

Tak Bisa Jawab Mau Apa ke Balikpapan, 9 Warga Maumere Dibawa ke Kantor Satpol PP
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Satpol PP Balikpapan bersama TNI-Polri melakukan operasi penertiban kependudukan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin(17/7/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Operasi kependudukan dilakukan jajaran Satpol PP Balikpapan bersama TNI dan Polri di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Senin (17/7/2017).

Dari pantauan media ini, saat kapal penumpang Bukit Siguntang yang mengangkut 1.500 penumpang sandar, mereka terpaksa turun dari kapal sambil menunjukkan KTP atau dokumen identitas lainnya.

Petugas Satpol PP menggunakan pengeras suara memberikan peringatan dari bawah dermaga.

"Saya mau ke Samarinda, pak," kata salah seorang penumpang saat ditanyai petugas.

Bagi penumpang yang menuju daerah selain Balikpapan dipersilakan langsung melewati pemeriksaan petugas. Nah, penumpang dengan tujuan Balikpapan inilah yang berusaha dijaring tim gabungan tersebut.

Baca: Sempat Terjaring Operasi Yustisi di Balikpapan, Begini Pengalaman Komika Arie Kriting

Beberapa penumpang yang memang mengaku menuju ke Balikpapan, terlebih dahulu diperiksa petugas.

Mereka ditanyai seputar tujuan dan untuk apa mereka menginjakkan kaki di Balikpapan. Hal itu dilakukan dalam upaya penertiban administrasi kependudukan.

"Kami lakukan ini, agar penduduk yang datang ke Balikpapan tidak menjadi beban bagi kota ini. Makanya kita tanya benar urusan apa mereka di sini," kata Kasi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Subardiono, Senin (17/7/2017).

Sebanyak puluhan KTP ditahan jajarannya dalam operasi tersebut. Kartu identitas tersebut bisa diambil dengan syarat ada penjamin.

"Untuk sementara kami tahan," katanya.

Kebanyakan dari mereka berdalih datang ke Balikpapan untuk mengunjungi keluarga. Namun dalam operasi tersebut terdapat satu kelompok yang langsung dibawa Satpol PP ke markasnya, lantaran kelompok tersebut tak bisa menunjukan identitas.

Baca: Datang ke Balikpapan, Komika Arie Kriting Sempat Terjaring Operasi Yustisi

Parahnya, saat ditanya tujuan mereka kebingungan, dan tak bisa menjawab. "Ada 9 orang asal Maumere kami bawa ke kantor dahulu. Mereka belum tahu arah ke sini," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihaknya masih menunggu Kapal Nggapulu yang dikabarkan mengangkut penumpang sebanyak 3 ribu orang. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help