TribunKaltim/

Berita Video

VIDEO – Puluhan Rumah Kebanjiran di Lawe-lawe Diduga Akibat Aktivitas Tambang

air cukup deras di RT 05 persis kelokan sungai tersebut. Air yang cukup deras langsung mengenangi rumah warga. Namun demikian, pada sore hari air

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, samir paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM-Puluhan rumah di RT 01 dan 05, Kelurahan Lawe-lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terendam banjir, Senin (17/7/2017).

Banjir ini terjadi karena meluapnya Sungai Lawe-lawe. Selain merendam rumah, banjir kali ini juga merendam tanaman karet dan sayur-sayuran warga.

Dari pantauan Tribun, banjir mengenangi rumah warga ini terjadi  karena Sungai Lawe-lawe tak mampu menampung air hujan dari hulu.

Bahkan air cukup deras di RT 05 persis kelokan sungai tersebut. Air yang cukup deras langsung mengenangi rumah warga. Namun demikian, pada sore hari air sudah mulai surut.

Akibat banjir ini sejumlah anak-anak memanfaatkan dengan berenang. Bahkan mereka mengaku seperti main di waterboom. “Ini seperti kalau kita main di waterboom. Enak juga bisa mandi-mandi,” kata salah seorang anak.

Sementara itu, meski jembatan  yang menghubungkan RT 1 dan 5, namun sejumlah warga tetap nekad melewati jembatan kayu padahal jembatan itu berada di atas sungai yang sedang banjir.

Ketua LPM Lawe-lawe, Alfian mengatakan, banjir yang menimpa masyarakat biasanya terjadi dua tahun sekali. Bahkan beberapa tahun lalu sejumlah warga sempat diungsikan karena ketinggian air yang tinggi. Namun semenjak Sungai Lawe-lawe disiring, banjir tidak lagi terlalu parah.

“Penyebab banjir ini bukan hanya karena hujan cukup deras namun di hulu sungai terjadi aktivitas pertambangan.” Uangkapnya.

Untuk mengantisipasi banjir ini, Alfian menyarankan dilakukan normalisasi sungai karena sebagian alur sungai terjadi pendangkalan dan penyempitan.

Penulis: Samir
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help