TribunKaltim/

Parenting

Kenali 7 Gejala Stres pada Anak, Jangan Terlambat Menanganinya Ya. . .

Stres pada anak sering tidak disadari orangtua karena anak tidak bisa menjelaskan kondisinya.

Kenali 7 Gejala Stres pada Anak, Jangan Terlambat Menanganinya Ya. . .
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Stres tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja, tapi juga anak-anak.

Membantu mereka agar memiliki tidur yang cukup merupakan langkah awal mengurangi rasa kecemasannya.

Stres pada anak sering tidak disadari orangtua karena anak tidak bisa menjelaskan kondisinya.

Padahal, kondisi ini mempengaruhi aktivitas mereka, baik psikologis maupun fisik.

Efek samping stres yang paling sering adalah anak menjadi susah tidur. Anak juga susah tidur nyenyak, mengeluh mimpi buruk, minta ditemani tidur oleh orangtua, atau malah menolak tidur dengan orangtuanya.

Memang tidak semua gangguan kecemasan menyebabkan susah tidur, tapi yang pasti anak dan remaja yang susah tidur memiliki hormon stres (korsitol) lebih tinggi.

Baca: Stres Mana Mengurus Suami atau Anak-anak? Ternyata Ini Jawaban Para Istri

Kabar baiknya, kecemasan dan susah tidur bisa diatasi dan dicegah.

Peran orangtua sangat penting untuk membantu anak keluar dari kondisi tersebut. Beri tahu anak bahwa Anda, orangtuanya, akan selalu ada saat mereka butuh bantuan atau merasa cemas.

Selain itu, orangtua juga harus peka pada gejala-gejala stres yang dialami buah hatinya. Selain susah tidur, berikut adalah beberapa gejala stres yang sering dialami anak, seperti dikutip dari sleepfoundation.org.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help