TribunKaltim/

Berita Pemkab Kutai Timur

Tarian Pedalaman Buka Funtastic Borneo Extravaganza, Tim Pariwisata Kutim Pukau Pengunjung

Kutim terpilih sebagai penampil pembuka di Funtastic Borneo Extravaganza dengan permainan musik dan tarian pedalaman.

Tarian Pedalaman Buka Funtastic Borneo Extravaganza, Tim Pariwisata Kutim Pukau Pengunjung
HO
Foto bersama para penari Kutai Timur. 

YOGYAKARTA - Dalam upaya meningkatkan promosi pariwisata dan kebudayaan Kalimantan yang begitu beragam, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi se-Kalimantan menggelar pameran pariwisata yang bertajuk Borneo Extravaganza 2017 di atrium Jogja City Mall, Yogyakarta.

Borneo Extravaganza 2017 dengan tema Funtastic Borneo digelar selama tiga hari, 14-16 Juli 2017, dan dibuka Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang diwakili Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya, Wawan Gunawan.

Borneo Extravaganza mengusung tema Funtastic Borneo dimeriahkan berbagai pertunjukan seni budaya berupa tarian dan musik, atraksi budaya Dayak dan Tionghoa, tarian Melayu, serta pameran kerajinan khas Kalimantan seperti anyaman dan permata dari Martapura, Kalimantan Selatan.

Ada juga pameran kuliner unik kalimantan dan penawaran paket-paket wisata menarik yang tersebar di pulau Kalimantan.

Pemkab Kutai Timur melalui Dinas Pariwisata, tak ketinggalan ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dengan membawa para penari serta pemain musik khas daerah dan putri pariwisata Christina Laws.

Harapannya, agar budaya asal Kutim bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat lokal maupun internasional.

Kutim terpilih sebagai penampil pembuka di Funtastic Borneo Extravaganza dengan permainan musik dan tarian pedalaman.

Bahkan pada acara selanjutnya yang digelar malam harinya, tim Dinas Pariwisata Kutim menampilkan musik dan Tarian Pesisir yang memukau para penonton dan pengunjung Jogja City Mall.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Promosi Pariwisata Kutim Tirah Satriani saat dihubungi melalui telepon.

“Selain itu Kaltim beserta kabupaten kota se Kaltim juga menampilkan seni tari di halaman kontor Gubernur DIY Malioboro yang bertajuk Pelas Raya Benua Etam, di mana masing-masing kabupaten dan kota menampilkan atraksi musik daerah dan tarian daerahnya,” ungkapnya.

Tim Pariwisata Kutim, lanjut Tirah juga tak lupa mempromosikan karst Sangkulirang agar mendapat dukungan pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) untuk dukungan Sangkulirang Rock Arts.

Dengan harapan mendapat dukungan sebanyak-banyaknya," ujar Tirah.

Tirah Satriani menambahkan faktor jarak yang relatif dekat dan akses yang bisa menjangkau ke semua provinsi di Kalimantan menjadi alasan yang tepat untuk memilih Yogyakarta sebagai tempat acara Borneo Extravaganza.

Pulau Kalimantan memiliki destinasi wisata yang lengkap dan berpotensi tinggi. Mulai wisata alam, budaya, belanja, dan wisata kuliner semua ada.

Ini potensi yang sangat besar guna menunjang pendapatan asli daerah (PAD). (Advetorial/hms11)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help