TribunKaltim/

Berita Video

VIDEO – Jembatan Ini Selesai Dibangun Sejak 2016 Hingga Kini Belum Bisa Digunakan

Jembatan ini menelan anggaran sekitar Rp.37 miliar, sedianya jembatan ini memperpendek jarak antara Tanjung Selor- Dusun Buluh Perindu

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pembangunan jembatan di Jalan Meranti, Kelurahan Tanjung Selor Ilir, cukup menyita perhatian.

Walau sudah rampung dibangun sejak tahun 2016 lalu, jembatan ini belum kunjung bisa digunakan karena jalan akses sepanjang 3 Kilometer belum dibangun, karena belum ada titik temu antara pemilik lahan dan Pemkab Bulungan.

Jembatan ini menelan anggaran sekitar Rp.37 miliar, sedianya jembatan ini memperpendek jarak antara Tanjung Selor- Dusun Buluh Perindu - hingga ke jembatan terusan di Gunung Seriang.

Pantauan Tribunkaltim.co, Minggu (16/7/2017), jembatan sepanjang 50 meter dengan lebar 10 meter ini tampak berdiri kokoh. Tepat di ujung salah satu jembatan, sebuah plang bambu sengaja dipasang warga, sebagai penanda bahwa jalan belum bisa dilalui kendaraan roda 4.

Jembatan tersebut dilengkapi oprit, hingga lampu-lampu jembatan dan bisa dilalui kendaraan roda dua. Hanya saja, jalanan yang akan dilalui untuk menuju Dusun Buluh Perindu dan Gunung Seriang masih berupa jalan tanah, dan masih ditumbuhi semak belukar.

Dari data yang dihimpun Tribun, jembatan ini mulai dibangun sejak tahun 2013, dengan pembiayaan kontrak tahun jamak atau multiyears contract (MYC). Kemudian pembangunannya dilanjutkan secara parsial mulai tahun 2015 hingga akhirnya rampung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bulungan, Adriani mengatakan, khusus untuk fisik jembatan, baik yang ada di Jalan Meranti dan di Gunung Seriang, sudah tidak ada masalah.

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help