TribunKaltim/

Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto akan Dilaporkan ke MKD, Politisi Golkar: DPR Punya Rakyat

Nota pembelaan ini merupakan miniatur dari naskah buku yang sedang ia susun dengan judul I am a Patient, not a Criminal

Setya Novanto akan Dilaporkan ke MKD, Politisi Golkar: DPR Punya Rakyat
KOMPAS/ALIF ICHWAN
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memeriksa Setya Novanto dalam perkara pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada sidang MKD, Jakarta, Senin (7/12/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia berencana melaporkan Ketua DPR RI Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Hal itu menyusul ditetapkannya Ketua Umum Partai Golkar itu sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami akan sampaikan dalam waktu dekat aduan kami ke MKD," ujar Doli di kediaman Akbar Tandjung, Jalan Purnawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (23/7/2017).

Doli tak menyebutkan waktu pasti kira-kira ia akan melayangkan laporan tersebut ke MKD.

Namun, menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar DPR tidak terbawa malu. Sehingga langkah-langkah perlu dilakukan untuk menyelamatkan marwah lembaga tersebut.

"DPR adalah punya rakyat bukan punya Partai Golkar. Itu juga punya fraksi lain," tuturnya.

Baca: Tersangka KPK, Setya Novanto Masih Ikuti Paripurna dan Pimpin Pelantikan Anggota DPR Hari Ini

Baca: Dalam Vonis Irman dan Sugiharto, Tak Ada Nama Setya Novanto

Doli juga menyayangkan sikap kepemimpinan Golkar saat ini yang seolah berupaya melindungi Novanto. Misalnya, dengan melakukan konsolidasi dengan DPD Golkar provinsi.

"Saya melihat kepemimpinan Golkar saat ini berusaha menanamkan kehilangan akal sehat dan budaya malu. Kita seolah tidak melihat realitas dan tidak malu dengan apa yang jadi tanggapan masyarakat," ucap Doli.

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help