TribunKaltim/

PT KAB Pertegas Komitmen Bangun Jalur Kereta Api di Kaltim, Ini Progress Persiapannya

Peraturan dan aspek lingkungan juga menjadi hal yang sangat penting bagi PT KAB dalam merealisasikan proyeknya.

PT KAB Pertegas Komitmen Bangun Jalur Kereta Api di Kaltim, Ini Progress Persiapannya
YouTube
Ilustrasi - Kereta api mengangkut batu bara. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - PT Kereta Api Borneo (KAB) memastikan megaproyek pembangunan jalur kereta api di Kaltim terus berlanjut.

Direktur PT KAB, Sergey Kuznetsov, menegaskan komitmennya untuk merealisasikan proyek-proyeknya di Kalimantan Timur.  

“Ada dua proyek yang dikembangkan oleh PT KAB di Kaltim, yaitu pembangunan jalan kereta api di
bagian utara (Kutai Karta Negara – Kutai Timur), dan bagian selatan (Kutai Barat – Penajam Paser Utara)”, jelas Sergey Kuznetsov, Selasa (25/7/2017).

Saat ini, kata Kuznetsov, PT KAB fokus membangun pelabuhan di Kawasan Buluminung, PPU.

Pelabuhan tersebut menjadi pintu masuk alat berat dan material yang dibutuhkan untuk pembangunan jalur kereta api. 

Kawasan Buluminung juga diproyeksikan sebagai lokasi penyimpanan dan pengolahan batubara, serta kargo lainnya. Rinciannya, 5 juta ton untuk batubara dan 1,5 juta ton untuk kargo lainnya.

"Di Buluminung kita mengerjakan persiapan lahan, survei engineering design, dan persiapan untuk memulai pembangunan," kata Kuznetsov, didampingi Head of Region PT KAB, M Yadi Sabianoor.

PT KAB, telah mengantongi sejumlah perizinan penting, termasuk rekomendasi Kementerian Perhubungan dan persetujuan prinsip dari Gubernur Kaltim.

Begitu pula dengan izin pembangunan dermaga dari KSOP Balikpapan.

"Ada izin lingkungan dari BLH Kaltim untuk pelabuhan. Izin dari Pemkab PPU untuk pekerjaan persiapan di area proyek pembangunan pelabuhan, serta izin lainnya terkait pekerjaan survei engineering," katanya lagi.

Peraturan dan aspek lingkungan juga menjadi hal yang sangat penting bagi PT KAB dalam merealisasikan proyeknya.

"Oleh karena itu, perencanaan proyek jalan kereta api menghindari hutan-hutan lindung. Jalur kereta api juga menggunakan lebih sedikit lahan dibandingkan untuk jalan kendaraan lainnya," kata Kuznetzov.

Pembangunan pelabuhan direncanakan dilaksanakan pada 2017-2018. Sedangkan pengoperasiannya direncanakan dimulai 2019. Sementara itu, secara bersamaan juga dilakukan pekerjaan untuk jalur utara. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help