Pakai BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Bisa Punya Rumah dengan Uang Muka dan Bulanan Murah

Caranya, cukup mudah. Peserta BPJS Ketenagakerjaan tinggal mendatangi bank (saat ini baru BTN) dan mengajukan KPR yang disubsidi.

Pakai BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Bisa Punya Rumah dengan Uang Muka dan Bulanan Murah
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Buruh melakukan aksi demo di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Saat ini, atau tepatnya awal tahun 2017 lalu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan manfaat subsidi perumahan bagi para pekerja yang sudah terdaftar sebagai peserta.

Di tingkat pusat, kata Deni Syamsu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bulungan, Rabu (26/7/2017), BPJS Ketenagakerjaan sudah menandatangi MoU dengan Bank Tabungan Negara (BTN), seputar hal tersebut.

"Saat ini baru BTN, dan bank lainnya seperti BNI dan Mandiri masih dilakukan penjajakan," katanya.

Dan di provinsi Kaltara, khususnya di Kabupaten Bulungan, BPJS Ketenagakerjaan juga sudah membuka komunikasi dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kaltara, seputar masalah tersebut.

Sebagai gambaran, dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, masyarakat bisa mendapatkan uang muka, atau mendapat Kredit Perumahan Rakyat (KPR) yang disubsidi.

"Bisa kita bantu dengan memberikan uang muka, atau kita subsidi bunganya. Misalnya, bunga normal di atas 11-14 persen, kita bisa tekan sampai 7,7 persen. Ini yang kita lakukan agar pekerja punya solusi untuk memiliki rumah yang layak," katanya.

Caranya, cukup mudah. Peserta BPJS Ketenagakerjaan tinggal mendatangi bank (saat ini baru BTN) dan mengajukan KPR yang disubsidi.

Selanjutnya, bank yang bersangkutan akan berkordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

"Semua verifikasi nanti memang di bank. Tapi kami (BPJS Ketenagakerjaan) akan memberikan rekomendasi bahwa ini bisa disubsidi," jelasnya.

Dan perlu diketahui, subsidi ini berlaku di seluruh Indonesia. Dengan kata lain, pekerja yang bukan warga Kabupaten Bulungan, juga bisa mengambil KPR di luar Kabupaten Bulungan.

"Jadi misalnya dia mendatang, mengajukannya di Pulau Jawa. Itu juga memungkinkan," katanya. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved