TribunKaltim/

Edisi Cetak Tribun Kaltim

Hati-hati Cuaca Panas Bayangi Jamaah Haji

Kondisi cuaca seperti ini akan sangat menantang. Para jamaah calon haji disarankan lebih banyak mengonsumsi air mineral.

Hati-hati Cuaca Panas Bayangi Jamaah Haji
Associated Press/Mosa'ab Elshamy
Jamaah haji mengeliling Ka’bah di Mekkah, Saudi Arabia. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Prediksi cuaca saat pelaksanaan ibadah haji tahun ini di Arab Saudi berlangsung cerah dan panas terik.

Kondisi cuaca seperti ini akan sangat menantang. Para jamaah calon haji disarankan lebih banyak mengonsumsi air mineral.

Kepala Kementerian Agama RI Kota Balikpapan Hakimin kepada Tribun mengungkapkan, cuaca panas akan banyak menguras energi. Ibadah haji lebih mengandalkan ketahanan fisik yang prima. Jika tubuh tidak mendukung, kemungkinan ibadah haji akan mengalami kendala besar.

"Cuaca panas harus banyak minum air putih. Jangan sampai dehidrasi. Bahaya kalau sampai dihidrasi, bisa menghambat ibadah. Cuacanya panas sekali, lebih panas dari di Balikpapan," ungkapnya pada Kamis (27/7/2017).

Ia menambahkan, saat tidak berada dalam jadwal ibadah haji sebaiknya para jamaah mengindari aktivitas di luar ruangan atau saat keluar ruangan menggunakan topi penutup supaya mengurangi terik matahari mengenai tubuh.

"Kena panas mudah membuat tubuh cepat lelah. Kalau kondisi fisik menurun akan membahayakan, bisa lemas, ibadah tidak fokus," ujarnya.

Banyak pengalaman, ada beberapa jamaah tidak memperhatikan kebutuhan fisiknya. Mengeluarkan tenaga tanpa melihat kemampuan fisiknya lalu yang terjadi tumbang di tengah perjalanan ibadah.

"Di sana banyak minum saja. Sudah disediakan di pemondokan. Disediakan gratis. Atau kalau mau beli di warung juga boleh. Soalnya jamaah diberikan juga ongkos bekal Rp 5 juta dari Kemenag," katannya.

Mengenai makan, jamaah haji juga tidak perlu risau. Panitia penyelenggara sudah menyediakan secara maksimal menu yang layak konsumsi bagi jamaah haji.

Makanan yang tersedia tidak perlu lagi mengeluarkan biaya, telah tersedia di tempat pemondokan. "Makan tidak akan kekurangan. Makan yang sehat. Jangan lupa juga tidur yang cukup, mengimbangi kesehatan tubuh," ungkap Hakimin.

Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help