TribunKaltim/

Edisi Cetak Tribun Kaltim

TKI Ilegal Bayangi Keberangkatan Jamaah Haji

Kalau pergi sendiri tentu saja pihak Imigrasi bisa fokus dan terpecah menangani pengurusan paspor

TKI Ilegal Bayangi Keberangkatan Jamaah Haji
TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Keluarga melambaikan tangan ke arah calon jamaah haji 

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Penerapan pengurusan paspor diserahkan ke jamaah calon haji sendiri, tidak diwakili panitia penyelenggara.

Ini berlaku secara nasional, tidak hanya untuk wilayah Kaltim dan Kaltara. Sebelumnya untuk hal ini diurus Kementerian Agama di wilayah masing-masing.

Menurut Abdul Khaliq, Sekretaris Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Balikpapan, penyelenggaraan haji memerlukan paspor sebagai prasyarat dokumen untuk berpergian ke luar negeri. Paspor sebagai dokumen resmi yang wajib dimiliki.

Baca: Gara-gara Hal ini 3 Jamaah Haji Gagal Berangkat

"Paspor diurus masing-masing. Bukan Kemenag yang mengurus. Kebijakan ini mulai berlaku tiga tahun yang lalu sampai sekarang ini," katanya kepada TribunKaltim.co.

Semua biaya pengurusan paspor untuk sementara waktu ditanggung calon jamaah haji. Dimulai pendaftaran paspor sampai pengambilan paspor dilakukan semuanya oleh calon jamaah haji, bukan Kemenag.

"Nanti pas berangkat mau berangkat biaya pembuatan paspor diganti sama Kemenag. Biaya penggantian Rp 355 ribu, sesuai tarif paspor yang berlaku," ujarnya.

Sampai sejauh ini, prosedur pembuatan paspor yang dilakukaan calon jamaah haji tidak ada halangan, belum ada laporan yang ganjil. Pembuatan yang dilakukan imigrasi berlangsung terkendali tiada kendala.

Baca: Hati-hati Cuaca Panas Bayangi Jamaah Haji

"Saya belum pernah ada laporan keluh kesah dari jamaah atas pembuatan paspor. Aman saja," kata Abdul.

Halaman
12
Penulis: Budi Susilo
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help