TribunKaltim/

Kepastian Waktu Seleksi CPNS Belum Terungkap, Gubernur Minta Semua Pihak Tetap Berdoa

"Gaji PNS berasal dari pusat yang dialokasikan lewat Dana Alokasi Umum. Kalau ditunda, artinya pemerintah belum ada uang," sebutnya.

Kepastian Waktu Seleksi CPNS Belum Terungkap, Gubernur Minta Semua Pihak Tetap Berdoa
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Peserta bimbingan tes kompetensi dasar (TKD) seleksi CPNS Pemprov Kalimantan Utara mengantre di laboratorium CAT milik Pemprov di Jalan Durian, Kabupaten Bulungan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Kalimantan Utara masih terus menunggu waktu pengumuman dan pelaksanaannya.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menyatakan, Pemprov sejauh ini masih tetap berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN RB.

Jika tidak ada halangan, kata Irianto, pelaksanaan seleksi bisa bergulir bulan Oktober nanti. Ia berharap agar semua pihak mendoakan agar agenda yang dinantikan pencari kerja tersebut bisa terealisasi.

"Mudah-mudahan tidak ada halangan, bulan Oktober. Kita berdoa, karena begini, kebijakan itu bisa saja berubah atau ditunda," kata Irianto saat disua Tribun, Senin (31/7/2017).

Penundaan atau perubahan jadwal bisa terjadi ketika anggaran negara minim. Tidak saja untuk menggelar seleksi, namun dalam penggajian pegawai nanti.

"Gaji PNS berasal dari pusat yang dialokasikan lewat Dana Alokasi Umum. Kalau ditunda, artinya pemerintah belum ada uang," sebutnya.

Untuk menggaji 500 pegawai sesuai kuota CPNS yang diterima Kalimantan Utara, perlu miliaran rupiah.

"Sebulan bisa Rp 1 miliar atau beberapa miliar. Belum lagi termasuk tunjangan yang lain," sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara Muhammad Ishak mengatakan telah menyetor jenis-jenis formasi terhadap 500 kuota yang diberikan kepada Kalimantan Utara.

Jenis-jenis formasi tersebut mencakup guru, tenaga kesehatan, tenaga pendukung infrastruktur, tenaga pengelola keuangan, dan tenaga pendukung Nawacita.

"Waktu pelaksanaannya masih dibahas di Kemenpan RB. Kita tunggu saja," kata Ishak.

Pemprov Kalimantan Utara hingga sekarang masih kekurangan pegawai, utamanya pegawai pengelola keuangan. Sebelumnya diusulkan 2.064 kuota dan hanya dikabulkan 500 kuota oleh Kemenpan RB untuk dilakukan seleksi secara terbuka. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help