TribunKaltim/

Mengayau, Berburu dan Penggal Kepala Manusia Punah, Kini Tradisi Itu Dilestarikan lewat Bahempas

Mengayau adalah tradisi memburu dan memenggal kepala manusia. Kini tradisi mengayau yang telah punah dituangkan dalam olahraga Bahempas.

Mengayau, Berburu dan Penggal Kepala Manusia Punah, Kini Tradisi Itu Dilestarikan lewat Bahempas
Capture Video
Bahempas, olahraga untuk meneruskan tradisi Mengayau sudah punah. 

TRIBUNKALTIM.CO, KUTAI KARTANEGARA - Zaman dahulu Suku Dayak Tunjung, Dusun Kuntap, Kutai Kartanegara memiliki tradisi mengayau.

Mengayau adalah tradisi memburu dan memenggal kepala manusia.

Kini tradisi mengayau yang telah punah dituangkan dalam olahraga Bahempas.

Seperti apa keunikannya? Yuk simak liputannya dalam video berikut:

(KompasTV)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help