Lapak PKL di Pelabuhan Semayang Dibongkar Petugas, Pedagang: Tembak Saya Saja Pak
160 personil dari kepolisian yang dilengkapi dengan watercanon diturunkan guna melaksanakan pembongkaran lapak PKL
Laporan Wartawan TribunKaltim Muhammad Alidona (ald)
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebagaimana jadwal yang telah ditentukan oleh PT Pelindo IV Cabang Balikpapan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Balikpapan melakukan pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pelabuhan Semayang Balikpapan, Selasa (1/8/2017).
Pasukan gabungan yang terdiri dari Lanal, Pelindo dan KSOP Balikpapan, 90 personil dari Satpol PP kota Balikpapan dan 160 personil dari kepolisian yang dilengkapi dengan watercanon diturunkan guna melaksanakan pembongkaran lapak PKL.
Berdasarkan pantauan Tribun Kaltim.co di lapangan masih ditemukan adanya perlawanan dari para pedagang yang menolak pembongkaran.
Baca: Bikin Merinding, Driver Ojek Online Terima Pesan Aneh ini dari Pelanggannya
Para pedagang membentuk pagar betis tepat di depan lapak mereka. Melihat lapak yang menjadi sumber penghidupan mereka akan segera dibongkar, para pedagang hanya bisa menangis.
"Kami hanya rakyat kecil Pak, jangan dibuat seperti ini, kami juga rakyat Indonesia Butuh makan, tembak saya saja pak," kata pedagang sambil meneteskan air mata
Kendati demikian, pembongkaran terap dilaksanakan sesuai dengan jadwal yangvtelah ditentukan.
Baca: Terungkap, Inilah Ciri dan Sketsa Wajah Penyiram Air Keras ke Wajah Novel Baswedan
Tepat pada pukul 09.00 Wita dilakukan apel dan pengarahan dari KSOP. Selain itu juga dilakukan penyisiran benda benda yang membahayakan seperti batu dan senjata tajam oleh pihak kepolisian.(*)