TribunKaltim/

12 Tim Futsal Tampil di Samarinda Futsal League (SFL)

AFKOT Samarinda menggelar kompetisi Samarinda Futsal League (SFL) di Lapangan C'mom, Jl DI Panjaitan Samarinda, Selasa (1/8).

12 Tim Futsal Tampil di Samarinda Futsal League (SFL)
TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
12 Tim Futsal Tampil di Samarinda Futsal League (SFL) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Asosiasi Futsal Kota (AFKOT) Samarinda menggelar kompetisi Samarinda Futsal League (SFL) di Lapangan C'mom, Jl DI Panjaitan Samarinda, Selasa (1/8). Tarian Nusantara yang dibawakan siswi SMK Medika Samarinda, mewarnai pembukaan SFL 2017.

Lenggak lenggok 20an penari itu mengundang riuh penonton di lapangan Futsal tersebut. Setidaknya ada 5 tarian tradisional yang dikemas dalam satu kali penampilan. Pertama-tama para penari tampil membawakan tarian khas daerah Aceh. Dilanjutkan dengan tarian Kecak asal Bali. Kemudian Tari Jaranan menyusul di tengah-tengah lapangan. Tak ketinggalan tarian khas Bumi Etam, Jepen asal Pesisir Kaltim dan tarian Enggang. Tarian asal Sulawesi Selatan dan Sajojo Papua juga ikut mewarnai lapangan. Tarian-tarian itu sekaligus membuka Liga Futsal yang diikuti 12 klub asal Kota Tepian.

Liga Futsal ini akan mempertandingkan klub peserta Divisi Utama AFKOT Samarinda. SFL 2017 berlangsung sejak tangal 1-27 Agustus. Pembukaan SFL 2017 dihadiri Ketua Afkot Samarinda, Eddy Sofiansyah, Ketua Afprov Kaltim, Said Rizal, Ketua Askot PSSI Samarinda Fidriansyah, dan Sekretaris Afkot Samarinda, Imam Wahyudi. Ketua KONI Samarinda, Ade Sukma Yudhi juga hadir memenuhi undangan.

Eddy Sofiansyah mengatakan kompetisi ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang diselenggarakan Afkot Samarinda. SFL ini juga kelanjutan dari kompetisi Divisi 1 yang diselenggarakan satu bulan silam.

"Ini khusus usia 22 tahun. Jadi SFL ini lanjutan dari Divisi 1, sehingga yang dipertandingkan ini meruoakan klub Divisi Utama. Kegiatan ini selama 1 bulan dan berlangsung Sabtu dan Miinggu sampai penentuan juara," katanya.

Kompetisi ini mendopsi format semi liga. Yang teridir dari 2 grup. Masing-masing grup terdiri dari 6 klub. Nantinya dua klub di tiap grup yang mngumpulkan loin terbanyak akan melaju ke babak knockout semifinal.

Kendati bersifat liga, pihaknya klub yang paling sedikit mengumpulkan poin tidak akan terdegradasi ke divisi satu. Pasalnya menurut Eddy, ada dua klub peserta divisi utama yang tidak ambil bagian dalam SFL kali ini. "SMA 4 dan Sehat Baru tidak ikut dengan alasan finansial. Jadi ototmatis mereka yang degradasi ke Divisi Satu," ucapnya.

Sedangkan untuk juara dan Runner Up, bakal terpilih sebagai wakil Samarinda pada Liga Nusantara, September mendatang. Eddy berharap SFL kali ini memunculkan bibit atlet Futsal baru yang dapat mengharumkan nama Kota Tepian di level tertinggi. "Harapannya dari kompetisi ini ada bibit atlet Futsal di Samarinda yang bisa mewakili nama Samarinda dan Kaltim. Samarinda barometer Futsal di Kaltim. Kalau kita bicara persiapan tim kita akan bersaing di Porprov, kita menargetkan medali emas," ungkapnya.

Pertandingan pembuka memainkan laga UKM Unmul yang mengenakan kostum hijau melawan Pratama Yudha yang mengenakan kostum pink.(*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help