TribunKaltim/

Parenting

Lewat Dongeng, Anak akan Lebih Ingat Nilai Kebaikan

Melalui dongeng, nilai yang ingin ditanamkan pun akan lebih mudah membekas dalam ingatan anak.

Lewat Dongeng, Anak akan Lebih Ingat Nilai Kebaikan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Dongeng menjadi salah satu cara jitu untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak.

Melalui dongeng, nilai yang ingin ditanamkan pun akan lebih mudah membekas dalam ingatan anak.

Sayangnya, karena kesibukan waktu banyak orangtua yang tidak sempat lagi mendongeng untuk buah hatinya.

Tak sedikit pula yang menggantikan kegiatan mendongeng dengan aplikasi atau tontonan khusus anak di internet.

Baca: Joe Taslim Ternyata Senang Mendongeng untuk Anak-anaknya

Padahal, tidak banyak kebajikan yang diajarkan dari aplikasi digital tersebut dibandingkan dengan dongeng.

"Ibu-ibu seharusnya jangan underestimate dengan dongeng atau menganggap kegiatan ini jadul," kata sosiolog dari Universitas Indonesia Prof.Paulus Wirutomo.

Ia mengatakan, melalui kegiatan mendongeng akan ada hubungan emosional yang terjalin antara orangtua dan anak. Selain itu, dongeng yang memiliki nilai positif akan membentuk karakter anak.

"Bagaimana pun, yang keluar dari suara ibu seringkali akan lebih tajam dibanding dengan yang dilihat anak di televisi atau gadget. Mendongeng jangan pernah dilupakan," ujarnya.

Baca: Jawaban Menohok Menteri Susi soal Impor Garam dari Pertanyaan Sandiaga Uno

Meski demikian, orangtua juga perlu menyeleksi dongeng yang akan disampaikan.

"Nilai-nilai yang ditanamkan dalam dongeng cerita rakyat tidak selalu baik, misalkan saja cerita 'Kancil Mencuri Timun', yang ditonjolkan justru nyolongnya," ucap Paulus.

Memilihkan dongeng dari negara lain, imbuh Paulus, juga tidak masalah sepanjang maknanya positif.

"Boleh juga memilih dongeng yang memiliki nilai-nilai agama. Nilai agama pasti bagus, tapi kalau diajarkan dengan tekanan yang salah bisa tidak baik. Misalnya menjelekkan agama lain, jadi harus hati-hati," katanya. (Kompas.com/Lusia Kus Anna)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help