TribunKaltim/

Edisi Cetak Tribun Kaltim

Tambah Fasilitas Layanan Jantung, RSUD AWS Bisa Layani 150 Pasien Sehari

Dengan demikian, RSUD milik Pemprov Kaltim ini sudah bisa melaksanakan operasi bedah jantung secara mandiri.

Tambah Fasilitas Layanan Jantung, RSUD AWS Bisa Layani 150 Pasien Sehari
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HADI PRASETYO
Alat elektrokardiogram penanganan jantung di RSUD AWS, Samarinda, Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Baru-baru ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda menerima sertifikasi bedah jantung mandiri dari Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.

Dengan demikian, RSUD milik Pemprov Kaltim ini sudah bisa melaksanakan operasi bedah jantung secara mandiri.

Angka penyakit jantung di Kaltim termasuk tinggi.

Indikatornya, dalam sehari, Poli Jantung dan Pembuluh Darah di RSUD AWS melayani sekitar 150 pasien jantung yang berobat.

Baca: Ingin Bercinta di Toilet Pesawat? Sebaiknya Jangan Ya, karena. . .

Jumlah pasien jantung yang berobat di poli ini, hanya kalah dari penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

"Sejak 2012, kunjungan pasien jantung ke poli, lebih tinggi dibandingkan hipertensi. Sejak ada sistem perawatan berjenjang, pasien hipertensi ini tidak bisa langsung ke RSUD AWS. Tapi harus lewat puskesmas, atau dokter keluarga dulu," kata Ketua Staf Medik Fungsional Spesialis Jantung, RSUD AWS, dr Djoen Herdianto, SpJP.

Sejak 2012 pula, tingkat kunjungan ke Poli Jantung AWS meningkat drastis.

Menurut Djoen, hal ini disebabkan hampir semua penyakit jantung ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Jantung ini memerlukan teknologi tinggi dan biaya tinggi pula. Makanya, dulu orang pikir-pikir mau berobat jantung, sekarang tidak lagi," katanya.

Halaman
123
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help