TribunKaltim/

Menelusuri Jejak Wisata Halal di Phuket

Seperti kedai roti di Thepkasattri Road, kawasan Kota Phuket, yang terlihat ramai di kunjungi warga saat sarapan pagi.

Menelusuri Jejak Wisata Halal di Phuket
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Kedai halal jamak ditemukan di Phuket, Thailand, Jumat (4/8/2017). Pemerintah Thailand tengah mengembangkan Phuket sebagai salah satu kawasan wisata ramah wisatawan muslim dengan mudah ditemuinya restoran dan hotel halal serta masjid. 

TRIBUNKALTIM.CO - Siapa yang tak mengenal Phuket? Hampir sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Thailand memasukkan Phuket ke dalam daftar destinasi wisata yang wajib mereka kunjungi.

Pulau kecil di selatan Thailand ini terkenal oleh segudang pantai cantik berpasir putih dan atraksi menarik yang siap menghibur wisatawan.

Tengok saja keindahan Pantai Patong, Pantai Kata, dan Pulau Racha.

Wisatawan juga bisa berfoto bersama harimau di Tiger Kingdom serta menyaksikan pertunjukan budaya di Siam Niramit.

Itu hanya secuil dari banyak keseruan yang bisa didapat di Phuket.

Negeri Gajah Putih yang sebagian penduduknya memeluk agama Budha ini, tentunya menjadi kekhawatiran tersendiri bagi wisatawan asal Indonesia yang beragama Muslim.

Wajar saja, jangankan di Thailand, di Indonesia sendiri seperti di Bali banyak wisatawan Muslim susah menemukan hotel dan makanan halal.

Bagi sebagian besar wisatawan Muslim yang melancong ke luar negeri, negara-negara yang ramah bagi mereka tentunya menjadi pertimbangan utama sebelum menentukan perjalanan. 

Kekhawatiran minimnya ketersediaan masjid untuk menunaikan shalat, hingga kesulitan menemukan produk halal di negara yang mereka kunjungi seperti hotel dan restoran halal adalah persoalan paling mendasar yang mereka hadapi.

h
Pedagang tengah membuat roti di warung halal di Phuket, Thailand, Kamis (3/8/2017). Pemerintah Thailand tengah mengembangkan Phuket sebagai salah satu kawasan wisata ramah wisatawan Muslim dengan mudah ditemuinya restoran dan hotel halal serta masjid. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO(KRISTIANTO PURNOMO)
Halaman
123
Editor: Kholish Chered
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help