TribunKaltim/

Tarakan

Gara-gara Check-In Lion Air Bermasalah, Calhaj Bulungan Kena Delay 5 Jam

Peristiwa 120 penumpang Lion Air yang ditinggal pesawat di Bandara Juwata, ternyata memberikan dampak bagi calon jemaah haji Kabupaten Bulungan.

Gara-gara Check-In Lion Air Bermasalah, Calhaj Bulungan Kena Delay 5 Jam
TRIBUNKALTIM/JUNISAH
Calon Jemaah Haji Bulungan terpaksa duduk di lantai ruangan VIP Bandara Juwata Tarakan karena pesawatnya mengalami delay. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Peristiwa sebanyak 120 penumpang Lion ir yang ditinggal pesawat, Jumat (11/8) pukul 06.20 Wita di Bandara Juwata, ternyata memberikan dampak bagi calon jemaah haji (calhaj) Kabupaten Bulungan.

Sebanyak 85 calhaj Kabupaten Bulungan yang seharusnya berangkat pukul 12.55 Wita dengan menggunakan pesawat Lion Air, terpaksa diundur keberangkatan pukul 18.00 Wita.

Akibatnya para calhaj Kabupaten Bulungan harus menunggu delapan jam di Bandara Juwata Tarakan. Para calhaj yang tergabung di kloter 11, satu pesawat dengan calhaj Kota Tarakan yang berangkat pukul 18.00 Wita menggunakan Lion Air.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan, Ubid Hadruni mengatakan, pihaknya hanya bisa bersabar akibat keterlambatan keberangkatan ini. Ia telah meminta kepada calhaj Kabupaten Bulungan untuk tetap bersabar.

Ubid mengaku, keberangkatan calhaj Bulungan tahun ini bisa dikatakan sedikit ada hambatan. Sebab dari Bulungan pukul 08.20 Wita, speedboat yang akan digunakan calhaj sedang mengalami kerusakaan mesin. Saat motoris speedboat hendak menghidupkan mesin, ternyata mesin tidak menyala.

"Waktu itu kami sudah 20 menit di dalam speedboat ternyata mesin speedboat tidak menyala. Melihat ini kami tidak bisa menunggu lama, karena harus naik pesawat Lion Air yang berangkat pukul 12.55 Wita. Jadi kami minta speedboat diganti dan Alhamdulillah kami tiba di Tarakan," ujarnya.

Menurut Ubid, tiba di Tarakan pihaknya kaget, ternyata penerbangan calhaj Bulungan terpaksa delay menunggu pesawat lain. "Kami mendengar ada penumpang yang ditinggal pesawat, jadi penerbangan kami di delay pukul 18.00 Wita," ujarnya.

Melihat kondisi ini, Ubid sama sekali tidak menduga, apabila perjalanan Calhaj Bulungan dari Bulungan menuju Embarkasi Sepinggan Balikpapan mengalami dua kali hambatan. "Kami tidak menyangka ada dua kali hambatan ini. Tapi kami tetap meminta kepada calhaj untuk tetap bersabar, berdoa dan bertawakal. Ini cobaan jadi harus kita terima dengan sabar," katanya.

Ubid mengatakan, Calhaj Bulungan selama melakukan manasik haji selalu diingatkan untuk tetap sabar, berdoa dan bertawakal mendapatkan cobaan. "Cobaannya ini baru dalam perjalanan, belum lagi di tanah suci. Jadi saya minta kepada calhaj untuk tetap bersabar dan terus berdoa," ucapnya.

Pantuan Tribun, saat berada di dalam ruangan VIP Bandara Juwata Tarakan, terlihat para calhaj ada yang duduk di lantai, di kursi, hingga ada pula yang duduk di luar ruangan. Mereka ada yang berbicara, makana roti, minuma ada pula yang menonton televisi yang ada di ruangan tersebut.(*)

Penulis: Junisah
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help