TribunKaltim/

Darurat Narkoba

Ganja Masuk Penjara, Kalapas Akui Kecolongan, Ini Kronologinya

Kepala Lapas Klas II A Balikpapan, Imam Setya mengakui pihaknya kecolongan dengan masuknya narkotika jenis tanaman alias ganja ke dalam Lapas.

Ganja Masuk Penjara, Kalapas Akui Kecolongan, Ini Kronologinya
kompas.com/KAHFI DIRGA CAHYA
Ilustrasi - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap peredaran 219 kilogram ganja kering. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kepala Lapas Klas II A Balikpapan, Imam Setya mengakui pihaknya kecolongan dengan masuknya narkotika jenis tanaman alias ganja ke dalam Lapas baru-baru ini.

"Ini jadi pelajaran buat kami, agar ke depan pengawasan di pintu masuk lebih ditingkatkan," katanya.

Imam berdalih dengan personel yang terbatas sulit untuk memantau seluruh barang-barang masuk ke dalam Lapas.

Apalagi pada saat jam besuk, ratusan keluarga napi berbondong membawa makanan atau barang-barang titipan lainnya.

"Hanya 2 orang yang bertugas memeriksa barang sebelum masuk. Itupun saya perintahkan 2 staf yang seharusnya tak di sana untuk membantu 2 penjaga di pintu masuk saat besuk," jelasnya.

Baca: Kuli Bangunan Asal Grobogan Meninggal di Balikpapan, Bagi yang Kenal Tolong Hubungi Keluarganya Ya

Pihaknya mengklaim, dengan tenaga yang terbatas pengawasan sudah berjalan maksimal.

Pengungkapan yang dilakukan Reserse Narkoba Polres Balikpapan tak lepas dari upaya pihak Lapas.

"Pengungkapan itu upaya kita juga. Menemukan barang seperti itu. Setiap ada napi yang jadi TO baik Polres maupun BNN selalu komunikasi ke kita dulu," katanya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help